Asahan (Humas BimKat).
Penyuluh Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kab. Asahan, Alb Irawan
Dwiatmaja, M.Fil. melakukan penyuluhan kepada kelompok binaan yaitu Bina Iman
Remaja Katolik UPTD SMP Negeri 3 Simpang Empat Desa Sungai Lama di salah satu ruangan pada
Senin, 11 Februari 2025.
Tema penyuluhan yaitu Persembahan
dalam Ekaristi. Ritus Persiapan Persembahan merupakan bagian awal dari liturgi
Ekaristi. Ini dari ritus ini terletak dalam wujud materianya, yakni roti dan
anggur serta air yang dibawa ke altar, sedangkan selebran dan peugas liturgi
(misdinar, daikon), menyambutnya dan meletakkannya di atas altar (PUMR, 72).
Materia diikuti dengan forma melalui doa persiapan persembahan.
Penyuluh yang akrab di sapa
Wawan mengatakan, “Persembahan ini berdasarkan sejarah diambil dari perjamuan
pesta Yahudi yang mana seorang pelayan meja membawa roti dan meletakkannya di
hadapan bapak keluarga. Bapak keluarga mengambil roti dan mengucapkan doa di
atasnya.”
“Hal yang sama berlaku untuk
anggur. Selain itu, ada pula persembahan fisik, yakni kolekte. Kolekte
merupakan bentuk fisik guna Pembangunan Gereja dan Pembangunan umat melalui
kegiatan yang dilakukan tiap divis paroki. Ritus Persiapan Persembahan ditutup dengan
Doa atas Persembahan. Doa menjadi pengantar untuk memasuki Doa Syukur Agung. Do
ini hendak mengungkapkan permohonan supaya Tuhan menerima persembahan Gereja,”
lanjut Wawan.
Pada akhir penyuluhan, Wawan
menekankan, “Selain itu, persembahan ini hendak mengungkapkan persembahan hati
umat dan kesediaan untuk membaktikan hidup harian kepada Tuhan (Rm 12:1) Doa
penutup persembahan ini memiliki ciri khas dengan doa yang bersifat
kristologis, yakni diakhiri dengan “Demi Kristus Tuhan kami”.” (AW)