Bimas Katolik Kemenag Asahan Laksanakan Misa Paskah Bersama di Lapas: Allah yang Berbelas Kasih
Suasana penuh haru dan sukacita mewarnai pelaksanaan Misa Paskah yang diselenggarakan oleh Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kab. Asaha...
Loading...
Asahan (penyuluh Katolik). Selama
tahun 2024, Fokus pastoral Gereja Katolik Keuskupan Agung Medan (KAM) adalah
Umat Katolik yang Berpartisipasi. Seluruh program paroki diwajibkan untuk
membuat kegiatan yang bertujuan supaya umat paroki berpartisipasi. Pada tahun
2025, Fokus pastoral Gereja Katolik Keuskupan Agung Medan adalah Umat Katolik
yang Bermisi. Supaya setiap paroki dapat Menyusun program seturut fokus
pastoral, Tim Program Pastoral KAM melaksanakan sosialisasi untuk Vikariat St.
Mateus Rasul Aek Kanopan pada Selasa, 13 Agustus 2024 di Vikariat St.
Mateus Rasul Aek Kanopan, Kompleks Gereja Katolik Paroki St. Pius X Aek
Kanopan, Kab. Labuhanbatu Utara.
Penyuluh Agama Katolik Kantor
Kementerian Agama Kab. Asahan, Alb Irawan Dwiatmaja, M.Fil. terlibat dengan
menjadi peserta dalam sosialisasi tersebut. Irawan merupakan salah satu tim
perumus program Paroki Sakramen Mahakudus Kisaran yang sesuai dengan fokus
pastoral. Dalam pemaparannya, Pastor Octavianus Situngkir, OFMCap. yang juga
Ketua Komisi Kateketik KAM mengatakan, “Misi ada dua bentuknya yaitu ad
extra (keluar): menyebarkan Injil kepada mereka yang belum mengenal
Kristus, dan ad intra (ke dalam): memperkuat iman mereka yang sudah
mengenal Injil tapi belum mengakar, menyasar keluarga yang tidak aktif, ekonomi
keluarga yang bermasalah.”
Pastor Stefanus Sihotang, OFMCap.
yang juga merupakan Ketua Komisi Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PSE) KAM
menambahkan, “Penyusunan program di paroki harus berpatokan pada lima (5)
indikator keberasilan (IK) yang ditetapkan yaitu: 100% Umat mampu memahami arti
dan makna gereja misioner, 100% Umat berbela rasa dan rela berbagi demi
kesejahteraan bersama, 100% Umat membangun dan memelihara soliditas persekutuan
gerejawi, 100% Umat menghidupi dan menampakkan buah-buah perayaan liturgi, 100%
Umat berani menunjukkan identitas kekatolikannya di tengah masyarakat majemuk.”
Pada pemaparan terakhir, Pastor
M. Marithot Simanjuntak, Pr yang juga dosen Sekolah Tinggi Pastoral (STP) St.
Bonaventura Medan menjelaskan hal-hal praktis dalam penyusunan program TPP,
“Penyusunan program TPP hendaknya memperhatikan situasi, kondisi, kebutuhan,
kemampuan paroki; analisis statistik: data demografis, kehadiran, pendidikan,
Kesehatan juga analisis kualitatif: wawancara dan diskusi; membaca berbagai
dokumen Gereja dan penelitian; dan metode SWOT. Irawan berharap Paroki Sakramen
Mahakudus Kisaran dapat Menyusun program paroki seperti yang diharapkan. (AW)
Suasana penuh haru dan sukacita mewarnai pelaksanaan Misa Paskah yang diselenggarakan oleh Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kab. Asaha...
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Alb Irawan Dwiatmaja bersama Penyuluh A...
Asahan (Humas BimKat). Pelaksana Tugas (Plt.) Penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Alb Irawan Dwiatmaja be...