Bimas Katolik Kemenag Asahan Laksanakan Misa Paskah Bersama di Lapas: Allah yang Berbelas Kasih
Suasana penuh haru dan sukacita mewarnai pelaksanaan Misa Paskah yang diselenggarakan oleh Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kab. Asaha...
Loading...
Asahan (Humas BimKat). Pelaksana
Tugas (Plt.) Penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Asahan, Alb Irawan Dwiatmaja bersama Penyuluh Agama Katolik dan Staf Bimas
Katolik menghadiri undangan pertemuan sinergitas Kementerian Agama dengan
Gereja Katolik tingkat Viakriat St. Mateus Rasul Aek Kanopan pada Senin (16/03/2026)
di Aula Gereja Katolik Paroki St. Mikael Tanjungbalai. Pertemuan ini ingin
menindaklanjuti dari pertemuan pada bulan Oktober 2025 yang lalu di Catholic
Center, Medan. Dalam pertmuan ini, Kementerian Agama diwakili Pembimas Katolik
Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Marihuttua Pasaribu, S.Ag.,
M.Si.
Wawan selaku Plt.
Penyelenggara Bimas Katolik Kemenag Asahan memberikan apresiasi kepada Gereja
Katolik Paroki-paroki yang berada di Vikariat St. Mateus Rasul Aek Kanopan yang
memberi tempat kepada Bimas Katolik Kemenag untuk menyampaikan tugas pokok dan
fungsi dari seorang penyuluh agama Katolik. Bimas Katolik tidak ingin penyuluh
agama berjalan sendiri tetapi bergandeng dengan paroki untuk pembinaan umat. Wawan
mengatakan, “Selama ini timbul kesan kalau komunikasi antara penyuluh dan
Gereja kurang bagus. Dengan pertemuan ini diharapkan komunikasi dan sinergitas
semakin baik dan pembinaan umat semakin hidup.”
Penyuluh agama Katolik memiliki
tugas untuk melakukan bimbingan atau penyuluhan dan pengembangan bimbingan atau
pembagunan kepada kelompok sasaran sesuai dengan yang ditetapkan oleh Ditjen Bimas
Katolik Kemenag RI dan arah dasar pasoral Gereja Katolik setempat. Dalam pelaksanaannya,
penyuluh memiliki peras sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik dan
perekat dan pemersatu bangsa. Para penyuluh agama Katolik melaksanakan
kebijakan yang dibuat, memberikan pelayanan publik yang professional dan
berkualitas dan mempererat persatuan dan kesatuan.
“Kemenag Asahan saat ini
memiliki 4 penyuluh agama Katolik ASN. Mereka semua sudah memiliki kelompok
binaan sesuai dengan juknis yang berlaku. Mereka diberdayakan untuk mengajar
agama Katolik sesuai kebutuhan umat karena di Kabupaten Asahan sangat minim
guru agama Katolik. Mereka melaporkan kegiatan secara berkala dan berkomunikasi
dengan pastor paroki,” tegas Wawan.
Wawan berharap dengan pertemuan ini, sinergitas antara Bimas Katolik Kemenag Asahan secara khusus dapat semakin membaik. Gereja Katolik Paroki Kisaran memahami tugas pokok dan fungsi dari penyuluh dan sebaliknya penyuluh agama Katolik harus berdampak dan peka terhadap kebutuhan Gereja Katolik di Paroki Kisaran. Sinergi ini akan meningkatkan dalam memberikan pemahaman umat yang utuh. (AW)
Suasana penuh haru dan sukacita mewarnai pelaksanaan Misa Paskah yang diselenggarakan oleh Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kab. Asaha...
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Alb Irawan Dwiatmaja bersama Penyuluh A...
Asahan (Humas BimKat). Pelaksana Tugas (Plt.) Penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Alb Irawan Dwiatmaja be...