Loading...

  • Sabtu, 16 Mei 2026

Penyuluh Agama Katolik: Hadirkan Sukacita untuk yang Sakit

Para penyuluh agama Katolik bersama dengan pasien

Asahan (Humas BimKat). Plt. Penyelenggara Katolik, Alb Irawan Dwiatmaja, Penyuluh Agama Katolik dan Staf Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kab. Asahan, Turisnawati Marbun, S.Ag., Nerisia Ginting S.Ag., dan Jogi Freddy Marbun melaksanakan pendampingan rohani pada pasien di RSU Bunda Mulia Kisaran Kamis (06/11/2025). Situasi sakit merupakan bentuk keterbatasan yang dialami setiap manusia.

 

Kehadiran penyuluh ingin mewujudkan spiritualitas kehadiran. Dalam keadaan sukacita, pada umumnya siapa saja datang dan ingin bersama dengan kita. Namun, dalam keadaan sakit, tidak semua ingin datang dan menemani. Penyuluh agama Katolik ingin menjadi perpanjangan tangan Tuhan dan negara untuk mereka yang dalam keadaan sakit. Penyuluh agama Katolik peduli terhadap mereka yang sakit.

 

“Kami berkunjung ke sini tidak membawa apa-apa ya bu. Kami datang ke sini untuk mendoakan semoga ibu supaya ibu segera pulih dari keadaan sakit. Siapa saja tidak menginginkan sakit tetapi dalam keadaan apapun siapa saja dapat mengalami sakit. Semoga dengan bantuan para medis, Tuhan memberi kesembuhan kepada ibu,” ujar Turisnawati.

 

Pengharapan selalu ada pada mereka yang selalu menyadarkan hidupnya kepada Tuhan. Harapan itu lahir dari keyakinan dan iman pada Tuhan. “Kami yakin bahwa Tuhan akan mendampingi ibu dalam keadaan sakit. Melalui keluarga yang mendampingi selalu, anak-anak, suami dan kehadiran kami semoga menghibur ibu,” kata Nerisia.


Dalam akhir pendampingan, para penyuluh berdoa kepada Tuhan untuk kesembuhan pasien yang sedang sakit. “Kami berterimakasih karena boleh berkunjung ke sini. Semoga ibu dapat kembali beraktifitas sebagaimana biasanya,” tutup Wawan. (AW)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 15 May 2024
Lihat Semua Post