Pematang Sei Baru (Humas). MIN 9 Asahan resmi
menerima sarana antar jemput siswa berupa satu unit becak motor yang
diserahkan oleh Dr. H. Hadi Rafitra Hasibuan, S.Ag., M.A. Serah terima
tersebut dilakukan kepada pihak MIN 9 Asahan yang diwakili oleh
Alimuddin, S.Pd.I selaku guru. Bantuan ini menjadi wujud nyata
kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak pesisir
yang memiliki keterbatasan akses transportasi menuju madrasah Sabtu
(20/12/2025).
Proses hadirnya becak motor
ini bukanlah perjalanan singkat. Usaha dan perjuangan panjang telah
dimulai sejak Januari 2023, saat Dr. H. Hadi Rafitra Hasibuan menjabat
sebagai Kepala MIN 9 Asahan, hingga akhirnya terealisasi pada 30 Oktober
2025. Selama lebih dari dua tahun, beliau menunjukkan komitmen dan
dedikasi tinggi untuk membangun pendidikan yang inklusif dan merata bagi
anak-anak di wilayah pesisir.
Dalam
perjalanannya, Dr. Hadi Rafitra Hasibuan datang ke MIN 9 Asahan dengan
penuh semangat dan kepedulian. Beliau tidak hanya melihat kondisi fisik
madrasah, tetapi juga memperhatikan lingkungan sekitar serta sumber daya
manusia yang ada. Dengan pendekatan dialogis, beliau berdiskusi
langsung dengan dewan guru untuk memahami situasi dan tantangan yang
dihadapi, terutama terkait akses pendidikan bagi siswa yang tinggal jauh
dan berada di daerah sulit dijangkau.
Dari
berbagai masukan guru-guru tersebut, Dr. Hadi Rafitra Hasibuan mulai
menyusun langkah-langkah strategis untuk memajukan MIN 9 Asahan. Salah
satu upaya awal yang dilakukan adalah penyelenggaraan Festival Anak
Sholeh pada tahun 2023, tepat tiga bulan setelah beliau menjabat sebagai
kepala madrasah. Kegiatan ini bertujuan untuk menarik minat orang tua
dan anak-anak agar bersekolah di MIN 9 Asahan, sekaligus menumbuhkan
semangat kompetisi dan kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman.
Festival
Anak Sholeh tersebut mendapat sambutan yang sangat positif dari
masyarakat. Jumlah pendaftar meningkat signifikan, ditambah dengan
penyediaan hadiah yang sangat menarik dan bernilai bagi para juara. Hal
ini menjadi bukti bahwa strategi yang dilakukan berhasil membangkitkan
kepercayaan masyarakat terhadap MIN 9 Asahan sebagai lembaga pendidikan
yang peduli dan progresif.
Puncak dari
seluruh rangkaian perjuangan tersebut adalah terealisasinya sarana antar
jemput siswa berupa becak motor. Sarana ini diharapkan dapat membantu
siswa-siswi yang terkendala transportasi agar tetap dapat bersekolah
dengan aman dan nyaman. Pihak madrasah menyampaikan rasa syukur dan
terima kasih atas perhatian serta dedikasi Dr. Hadi Rafitra Hasibuan
yang telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan pendidikan
anak-anak pesisir di MIN 9 Asahan. (fa)