Kakankemenag Asahan Buka Pelatihan Pengurusan Jenazah bagi Bilal Mayit se-Kecamatan Kisaran Timur
Pelatihan bilal mayit
Loading...
ASAHAN – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, MA., secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Pengurusan Jenazah (Fardhu Kifayah) yang diperuntukkan bagi para bilal mayit di seluruh wilayah Kecamatan Kisaran Timur, Kamis (11/06/2026). Kegiatan yang bernilai religius dan sosial ini diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman, standardisasi, serta keterampilan para praktisi keagamaan dalam menjalankan prosesi perawatan jenazah yang sesuai dengan syariat Islam.
Dalam bimbingan dan arahannya, Kakankemenag Asahan didampingi Kasi Bimas Islam Dr. H. Faisal Sadat, M.Hum., menekankan bahwa peran seorang bilal mayit di tengah masyarakat sangatlah krusial dan mulia. Tugas mengurus jenazah bukan sekadar rutinitas sosial, melainkan sebuah kewajiban hukum fardhu kifayah yang apabila tidak ada satu pun warga yang melaksanakannya dengan benar, maka seluruh masyarakat di lingkungan tersebut akan menanggung dosa. Oleh karena itu, kapasitas dan keilmuan para bilal harus terus diperbarui agar tidak terjadi kekeliruan di lapangan.
Pihak panitia penyelenggara yakni penyuluh agama Islam KUA Kisaran Timur menjelaskan bahwa pelatihan ini diikuti oleh puluhan peserta yang mewakili setiap kelurahan di Kecamatan Kisaran Timur terdiri dari 35 peserta 15 laki-laki dan 20 perempuan. Penyelenggaraan acara ini dipicu oleh keprihatinan atas mulai langkanya generasi muda yang bersedia dan mampu menjadi bilal mayit, di mana mayoritas petugas yang ada saat ini sudah memasuki usia lanjut. Melalui program ini, diharapkan terjadi regenerasi sekaligus penguatan kompetensi yang merata di setiap lingkungan.
Selama pelatihan berlangsung, para peserta tidak hanya dibekali dengan materi teori, tetapi juga diwajibkan mengikuti sesi praktik langsung secara detail. Materi yang diajarkan meliputi tata cara memandikan jenazah dengan lembut dan terhormat, teknik memotong serta melipat kain kafan secara efisien agar pas menutupi tubuh, hingga tata cara menyalatkan serta menguburkan jenazah sesuai sunah Rasulullah SAW. Penanganan khusus untuk kondisi jenazah tertentu juga turut dibahas dalam diskusi interaktif.
Kakankemenag Asahan juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kantor Urusan Agama (KUA) Kisaran Timur yang menginisiasi kegiatan ini, serta tokoh masyarakat dan jajaran kecamatan yang ikut mendukung program ini. Beliau berharap kegiatan serupa dapat direplikasi secara masif di kecamatan-kecamatan lain yang ada di Kabupaten Asahan. Hal ini dinilai penting demi memastikan pelayanan keagamaan kepada umat dapat berjalan optimal tanpa ada kendala kekurangan petugas di masa mendatang.
Di sela-sela kegiatan, beberapa peserta mengungkapkan rasa syukur dan antusiasme mereka atas terselenggaranya pelatihan ini. Mereka mengaku mendapatkan banyak ilmu baru, terutama terkait penyelarasan tradisi lokal dengan dalil-dalil fikih yang sahih, sehingga meminimalkan keraguan saat berhadapan dengan situasi darurat di masyarakat. Diskusi antar-bilal juga menjadi ajang saling berbagi pengalaman dan solusi atas kendala yang sering mereka temui di lapangan.
Acara pembukaan ini diakhiri dengan penyerahan bantuan stimulan berupa paket perlengkapan pengurusan jenazah secara simbolis oleh Kakankemenag Asahan kepada perwakilan bilal mayit. Seluruh rangkaian kegiatan pembukaan berjalan dengan khidmat, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan, serta ditutup dengan doa bersama untuk kemaslahatan umat dan kedamaian masyarakat di Kabupaten Asahan, khususnya di wilayah Kisaran Timur. (FR)
Pelatihan bilal mayit
penyusunan Daftar Barang Ruangan (DBR)
Pdpontren