Kisaran (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Asahan yang diwakili oleh Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Kasi PD Pontren) H. Umar, M.Pd., menghadiri kegiatan Tasmi' dan Ujian Hafalan Al-Qur'an 30 Juz Bil Ghaib yang digelar di Pondok Pesantren Al-Maksumi. Acara yang berlangsung khidmat tersebut dilaksanakan di kompleks Pondok Pesantren Al-Maksumi, Dusun II Desa Sei Kepayang Kiri, Kecamatan Sei Kepayang Barat, pada Rabu (10/6/2026).
Kehadiran Kasi PD Pontren ini merupakan pemenuhan atas undangan resmi dan permohonan dari pihak panitia serta pimpinan pondok pesantren. Berdasarkan surat permohonan yang dilayangkan oleh Pimpinan Ponpes Al-Maksumi, Kh. Jamaluddin Panjaitan, kehadiran pihak Kementerian Agama diharapkan dapat memberikan dukungan moril yang besar bagi para santri.
Kegiatan Tasmi’ dan Ujian Hafalan 30 Juz Bil Ghaib ini memiliki maksud dan tujuan yang sangat mulia dalam ekosistem pendidikan Islam. Selain sebagai bentuk evaluasi akhir terhadap capaian hafalan santri, agenda ini bertujuan untuk memberikan motivasi, apresiasi, serta dukungan nyata terhadap pembinaan generasi penghafal Al-Qur'an di Kabupaten Asahan. Dengan diujinya hafalan secara bil ghaib (tanpa melihat mushaf), kualitas mutqin atau tidaknya hafalan santri dapat teruji secara langsung di hadapan para penyimak.
Dalam sambutannya mewakili Kakan Kemenag Asahan, Kasi PD Pontren menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada segenap pengasuh dan ustaz-ustazah di Pondok Pesantren Al-Maksumi. Beliau menegaskan bahwa mencetak seorang hafizh 30 juz bukanlah perkara yang mudah, melainkan butuh konsistensi, keikhlasan, dan kerja keras dari seluruh elemen pesantren. Kementerian Agama Kabupaten Asahan mengaku bangga karena Ponpes Al-Maksumi terus konsisten melahirkan pemuda-pemudi penjaga kalamullah.
Lebih lanjut, Kasi PD Pontren juga langsung ikut duduk bersama para penguji untuk menyimak lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh santri peserta ujian. Beliau mengaku takjub dan terharu melihat ketenangan serta kelancaran santri dalam melafalkan setiap ayat secara gaib. Menurutnya, momentum seperti ini harus sering dipublikasikan agar memicu semangat anak-anak muda lain di Kabupaten Asahan untuk ikut mencintai dan menghafal Al-Qur'an.
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Maksumi, Kh. Jamaluddin Panjaitan, dalam kesempatan yang sama mengucapkan terima kasih yang mendalam atas perwakilan dan kehadiran dari Kantor Kemenag Asahan. "Kehadiran Bapak Kasi PD Pontren mewakili Kakan Kemenag adalah suntikan energi yang luar biasa bagi santri kami yang sedang berjuang menuntaskan ujiannya hari ini," ujar Kyai Jamaluddin di sela-sela acara. Pihak pesantren berharap sinergi antara lembaga pendidikan dan pemerintah dapat terus terjaga dengan baik.
Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh khidmah hingga selesai. Melalui kegiatan ujian bil ghaib ini, Ponpes Al-Maksumi membuktikan komitmennya untuk terus menjadi benteng moral dan pusat syiar Islam di wilayah Kecamatan Sei Kepayang Barat dan sekitarnya. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan para santri, orang tua, serta kelancaran dakwah Islam di Kabupaten Asahan. (FR).