Kakankemenag Asahan Pantau Langsung Kualitas Layanan Administrasi di KUA Kisaran Timur dan Sei Dadap
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, MA., melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) secara men...
Loading...
Kisaran
(Humas). Memasuki hari keempat rangkaian Pekan Ramadan Mubarak Berdampak,
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Asahan kembali menggelar talkshow
inspiratif yang menitikberatkan pada penguatan karakter religius dan sosial.
Acara yang berlangsung khidmat ini mengangkat tema besar "Merajut Kemanusiaan
dalam Penghambaan," sebuah narasi yang mengajak umat untuk merefleksikan
kembali hakikat ibadah di bulan suci, Kamis (05/03/2026).
Hadir
sebagai pemateri utama, Dr. H. Sahrul Nasution, MA, yang merupakan Dekan
Fakultas Syari'ah Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan, Kisaran.
Dalam paparannya, Dr. Sahrul membedah konsep penghambaan yang seringkali
disalahartikan hanya sebatas ritual formalitas. Beliau menegaskan bahwa esensi
dari seorang hamba yang bertakwa adalah mereka yang mampu menyelaraskan
hubungan dengan Tuhan (Hablum Minallah) dan hubungan dengan sesama manusia
(Hablum Minannas).
Poin
krusial yang menjadi sorotan dalam tausiyah tersebut adalah penegasan bahwa
seorang muslim yang taat tidak boleh berhenti di atas sajadah. Dr. Sahrul
menekankan bahwa ibadah ritual seperti shalat dan puasa seharusnya menjadi
bahan bakar moral bagi setiap individu untuk memberikan dampak positif bagi
lingkungan sekitarnya. "Ketaatan kita kepada Allah harus bertransformasi
menjadi kepedulian, kasih sayang, dan bantuan nyata kepada orang-orang di
sekitar kita," ujarnya di hadapan para peserta.
Lebih
lanjut, beliau menjelaskan bahwa kesalehan individu yang tidak melahirkan
kesalehan sosial adalah sebuah ketimpangan dalam beragama. Ramadhan, menurut
Dr. Sahrul, adalah momentum terbaik untuk melatih kepekaan sosial tersebut.
Jika seseorang mengaku berpuasa namun menutup mata terhadap penderitaan
tetangganya, maka ada dimensi kemanusiaan yang terputus dalam proses
penghambaannya kepada Sang Pencipta.
Kegiatan
ini mendapatkan antusiasme tinggi dan dihadiri oleh jajaran pejabat di
lingkungan Kantor Kemenag Asahan. Tampak hadir para Kepala Kantor Urusan Agama
(KUA) se-Kabupaten Asahan, para Kepala Madrasah, serta perwakilan dari berbagai
Majelis Taklim. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan komitmen kolektif instansi
agama dalam menyebarkan syiar Islam yang moderat dan humanis.
Tidak
hanya dari kalangan pejabat dan tokoh agama, acara ini juga melibatkan generasi
muda melalui kehadiran siswa-siswi Madrasah. Partisipasi aktif para pelajar ini
diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai kemanusiaan sejak dini, sehingga mereka
tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual dan
spiritual, tetapi juga memiliki empati sosial yang tinggi terhadap dinamika
masyarakat di Kisaran dan sekitarnya.
Talkshow
hari keempat ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang hangat. Melalui
kegiatan Pekan Ramadan Mubarak Berdampak ini, Kemenag Asahan berharap
pesan-pesan universal tentang kemanusiaan dapat terinternalisasi dengan baik,
menjadikan Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan katalisator
perubahan sosial yang nyata demi mewujudkan masyarakat yang harmonis dan
religius. Kegiatan ini juga ditayangkan secara online melalui media sosial
Kemenag Asahan seperti tiktok, instagram, facebook dan youtube. (FR)
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, MA., melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) secara men...
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, MA., secara resmi membuka agenda Seminar Teacher’s Motivatio...
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Asahan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sarana ibadah di wilayahnya