Optimalisasi Tugas dan Fungsi melalui Peran Aktif pada Cabang Syarhil Qur’an MTQN ke-57
Bimbingan Penyuluhan Lintas Sektoral Pemerintahan
Loading...
Kisaran (Humas) Kamis 16 April 2026 — Pelaksanaan cabang Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) pada ajang MTQN ke-57 tingkat Kabupaten Asahan berlangsung tertib, khidmat, dan penuh semangat pembinaan di Aula Melati Kantor Bupati Asahan. Kegiatan ini menjadi ruang aktualisasi nilai-nilai Al-Qur’an sekaligus cerminan nyata kinerja harian Penyuluh Agama Islam dalam menjalankan tugas dan fungsinya di tengah masyarakat.
Dewan Hakim yang bertugas pada cabang MSQ terdiri dari para tokoh yang berkompeten di bidangnya, yakni H. Dahmul Daulay, S.Ag., MA, Dr. Nazrul Aswad, S.H.I., MH, H. Raja Dedi Hermansyah, MM., MA, H. Zamaluddin Damanik, S.Ag, Hakiki Kaputra, S.Pd, Maharani, S.Pd, dengan Panitera Dr. Kenny Augusto Arie Wibowo, S.Pd.I., M.Pd. Kehadiran dewan hakim yang profesional turut menjamin objektivitas dan kualitas penilaian dalam perlombaan.
Dalam pelaksanaannya, peserta menampilkan kemampuan terbaik dalam menyampaikan syarahan Al-Qur’an secara sistematis, komunikatif, dan menyentuh aspek pemahaman keislaman yang kontekstual. Setiap penampilan dinilai secara komprehensif, mencakup aspek materi, ketepatan terjemah, sistematika penyajian, serta kaidah dan gaya bahasa.
Salah satu Dewan Hakim, Raja Dedi Hermansyah, dalam bimbingannya menekankan pentingnya keseimbangan antara kekuatan materi dan penyampaian. Ia menyampaikan bahwa peserta tidak hanya dituntut memahami isi kandungan ayat, tetapi juga mampu mengkomunikasikannya secara efektif, menyentuh, dan relevan dengan kondisi kekinian.
“MSQ bukan sekadar perlombaan, tetapi sarana dakwah yang mengedepankan pemahaman, penghayatan, dan penyampaian nilai-nilai Al-Qur’an secara utuh. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan yang matang, baik dari sisi substansi maupun teknik penyajian,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga adab, kekompakan tim, serta penguasaan panggung sebagai bagian dari penilaian yang tidak terpisahkan. Menurutnya, kualitas peserta hari ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pembinaan generasi Qur’ani di daerah.
Pelaksanaan cabang MSQ ini menjadi bagian integral dari upaya pembinaan umat yang berkelanjutan. Peran aktif Penyuluh Agama Islam dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program keagamaan, sekaligus mengimplementasikan kinerja harian berbasis tupoksi secara nyata di lapangan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini secara sukses dan berkualitas, diharapkan nilai-nilai Al-Qur’an semakin membumi serta mampu membentuk generasi yang religius, cerdas, dan berakhlak mulia di Kabupaten Asahan. (RH)
Bimbingan Penyuluhan Lintas Sektoral Pemerintahan
Bimbingan Penyuluhan Lintas Organisasi Masyarakat Islam
Bimbingan Penyuluhan Keterlibatan Program Pemerintahan