Kakankemenag Asahan Pantau Langsung Kualitas Layanan Administrasi di KUA Kisaran Timur dan Sei Dadap
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, MA., melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) secara men...
Loading...
Kisaran
(Humas). Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan H. Abdul
Manan, MA., secara resmi membuka agenda Seminar Teacher’s Motivation yang
mengusung tema inovatif Pembelajaran Menggembirakan Berbasis Genetik yang
diselenggarakan oleh Penerbit CV. Media Medan. Kegiatan yang bertujuan
meningkatkan kompetensi pedagogis ini dilaksanakan di Aula Yayasan Pendidikan
Qur’an (YPQ) Kisaran dengan dihadiri oleh para pendidik dari berbagai satuan
pendidikan, Kamis (16/04/2026).
Dalam
sambutannya, Kakankemenag Asahan menekankan bahwa tantangan pendidikan saat ini
memerlukan pendekatan yang lebih personal. Beliau memberikan apresiasi atas
pengangkatan tema berbasis genetik, yang dinilai mampu membantu guru memahami
potensi unik setiap siswa sejak dini, sehingga proses belajar tidak lagi terasa
sebagai beban, melainkan sebuah pengalaman yang menyenangkan.
Dalam
bimbingan dan arahannya, Abdul Manan menjelaskan bahwa kunci utama pendidikan
yang berhasil adalah saat seorang guru merasa bahagia dalam menjalankan
tugasnya. "Mengajar yang membahagiakan bagi guru akan tercapai jika kita
mampu mengajar dari hati, menciptakan suasana kelas yang kreatif serta
interaktif, dan menjadikan kesuksesan siswa sebagai kebahagiaan kita,"
ujar beliau di hadapan para peserta.
Sebagai
panduan bagi para guru, Kakankemenag memaparkan beberapa poin penting yang
menjadi fondasi pembelajaran menggembirakan. Poin pertama adalah mengajar
dengan hati dan tulus. Beliau menegaskan bahwa ketulusan adalah energi yang
tidak terlihat namun bisa dirasakan oleh siswa. Guru yang tulus akan memberikan
yang terbaik tanpa pamrih, yang pada akhirnya akan membuahkan hasil pendidikan
yang berkah.
Poin
kedua adalah pentingnya membangun koneksi emosional. Menurut beliau, sebelum
guru menyentuh pikiran siswa dengan logika dan materi, mereka harus terlebih
dahulu menyentuh hati siswa. Hubungan batin yang kuat antara guru dan murid
akan meruntuhkan tembok penghalang dalam belajar, sehingga komunikasi dua arah
dapat berjalan secara harmonis di dalam kelas.
Selanjutnya,
beliau mendorong para pendidik untuk selalu kreatif dan energik. Di era digital
ini, guru dituntut untuk tidak monoton. Sosok yang enerjik akan membawa aura
positif ke dalam kelas, sementara kreativitas dalam penyampaian materi akan
membuat siswa tetap antusias dan penasaran terhadap pelajaran yang diberikan.
Poin
keempat yang disampaikan adalah keberanian untuk menjadi diri sendiri.
Kakankemenag berpesan agar guru memiliki karakter yang orisinal dan tidak
sekadar meniru gaya orang lain secara kaku. Dengan menjadi diri sendiri,
seorang guru akan tampil lebih natural dan tulus, yang memudahkan mereka untuk
mendapatkan kepercayaan serta rasa hormat dari para peserta didik.
Sebagai
penutup, beliau menekankan agar guru senantiasa fokus pada proses dan
perkembangan. Dibandingkan hanya mengejar hasil akhir berupa nilai akademik,
guru diharapkan lebih menghargai setiap perubahan perilaku dan peningkatan
kapasitas siswa sekecil apa pun. Dengan menutup arahannya, Kakankemenag
berharap seminar ini mampu melahirkan guru-guru yang lebih inspiratif di
lingkungan Kabupaten Asahan. Tampak hadir Kasi Penmad Dr. Hj. Sri Muchlis,
M.I.Kom., Ketua Yayasan Pendidikan Quran Kisaran, Pengurus CV. Media dan tamu
undangan lainnya. (FR)
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, MA., melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) secara men...
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, MA., secara resmi membuka agenda Seminar Teacher’s Motivatio...
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Asahan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sarana ibadah di wilayahnya