Loading...

  • Senin, 05 Oktober 2026

Kakan Kemenag Asahan Buka Resmi OMI Tk. Provinsi Sumut 2026 Zona 3 di MAN Asahan

Omi

Asahan (Humas) - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, MA., secara resmi membuka ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 untuk Zona 3, Senin (5/10/26). Acara pembukaan bertempat di MAN Asahan yang ditunjuk sebagai titik lokasi pelaksanaan kegiatan kompetisi bergengsi tersebut. Pembukaan yang berlangsung khidmat ini menandai dimulainya rangkaian perlombaan antar-siswa madrasah di kawasan Zona 3. Perhelatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari berturut-turut, terhitung mulai tanggal 5 hingga 6 Oktober 2026.
Dalam sambutannya, Abdul Manan menekankan pentingnya mengusung tiga target utama keberhasilan dalam perhelatan OMI tahun ini. Beliau memaparkan bahwa komitmen seluruh panitia dan peserta harus terwujud dalam sukses acara, sukses prestasi, serta sukses laporan. Sukses acara tercermin dari kelancaran seluruh tahapan kegiatan, sedangkan sukses prestasi diraih melalui kompetisi yang menjunjung tinggi kejujuran. Sementara itu, sukses laporan menjadi bentuk pertanggungjawaban tata kelola administrasi yang transparan dan akuntabel.
Perhelatan pembukaan OMI Zona 3 ini berlangsung semarak dengan kehadiran sejumlah pejabat penting dari masing - masing Kabupaten Kota. Tampak hadir memberikan dukungan langsung Kakankemenag Kota Tanjungbalai, Kakankemenag Kabupaten Labuhanbatu, serta Kakankemenag Kabupaten Labuhanbatu Utara. Kasi Penmad dari masing - masing Kanupaten Kota, Kakua se Kabupaten Asahan, Pengawas madrasah serta tamu undangan lainnya. Selain itu, kegiatan ini dipandu dan dikoordinasikan langsung oleh Ketua Komite OMI Provinsi Sumatera Utara yang dijabat oleh Dr. Nursyamsiah.
Kompetisi tahunan ini diikuti oleh sebanyak 132 peserta terbaik yang merupakan utusan dari berbagai madrasah di wilayah Zona 3. Seluruh peserta terbagi ke dalam tiga jenjang pendidikan madrasah, mulai dari tingkat dasar hingga menengah atas. Jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) diwakili oleh 24 peserta, sedangkan jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) mengutus sebanyak 36 peserta. Adapun tingkat Madrasah Aliyah (MA) menjadi kelompok peserta terbesar dengan menghadirkan sebanyak 72 peserta.
Untuk bidang studi yang dilombakan, panitia menyesuaikan materi ujian dengan kurikulum pada masing-masing jenjang pendidikan. Pada jenjang MI, para siswa berkompetisi dalam dua mata pelajaran utama, yakni Matematika serta Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Sementara itu, jenjang MTs menguji kemampuan siswa dalam tiga mata pelajaran inti, meliputi Matematika, IPA, dan IPS. Penyelenggaraan cabang perlombaan dirancang secara ketat untuk menyaring bakat-bakat akademik terbaik sejak dini.
Pada tingkat MA, cakupan kompetisi berlangsung lebih spesifik dan komprehensif dengan menguji enam mata pelajaran sains dan sosial. Para siswa pilihan di jenjang ini bertanding dalam bidang Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Geografi, dan Ekonomi. Setiap peserta akan berjuang maksimal untuk meraih skor terbaik demi membawa nama baik madrasah asal mereka. Penyelenggaraan ajang ini sekaligus menjadi tolok ukur kualitas pembelajaran sains dan sosial di tingkat Aliyah.
Penunjukan MAN Asahan sebagai tuan rumah dan titik lokasi penyelenggaraan mendapat apresiasi positif dari seluruh kontingen yang hadir. Pihak madrasah penyelenggara telah menyiapkan sarana serta prasarana terbaik guna menunjang kelancaran ujian selama dua hari pelaksanaan. Seluruh rangkaian perhelatan dari tanggal 5 hingga 6 Oktober 2026 ini diharapkan berjalan dengan lancar, aman, dan sportif. Ajang OMI Zona 3 ini pada akhirnya diharapkan mampu melahirkan generasi siswa madrasah yang unggul dan siap bersaing di tingkat nasional.
Kegiatan ini juga ditutup dengan pelepasan merpati oleh para Kakankemenag dan Kepala Seksi serta Kepala MAN Asahan. (FR)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 05 May 2024
Lihat Semua Post