Pesparani Katolik Kab. Asahan Tahun 2026 Perkuat Iman, Persaudaraan, dan Kerukunan Umat Beragama
Asahan (Humas BimKat). Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Kabupaten Asahan Tahun 2026 berlangsung dengan penuh sukacita dan sem...
Loading...
Asahan (Humas BimKat). Pesta
Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Kabupaten Asahan Tahun 2026
berlangsung dengan penuh sukacita dan semangat persaudaraan di SMA Swasta Panti
Budaya pada Sabtu (03/10/2026). Kegiatan ini dihadiri Bupati Asahan, unsur
Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Vikaris Episkopal (Vikep) St.
Mateus Rasul Aek Kanopan, serta para pastor dari Paroki Kisaran, Aek Kanopan,
Tanjungbalai, dan Tanah Jawa. Hadir pula jajaran pengurus Lembaga Pembinaan dan
Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Kabupaten Asahan, panitia,
peserta, serta umat Katolik yang turut memeriahkan kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Plt.
Penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Alb
Irawan Dwiatmaja, S.Fi., M.Fil. menyampaikan sambutan mewakili Kepala Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Asahan. Ia mengawali sambutannya dengan
mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta menyampaikan
apresiasi kepada LP3KD Kabupaten Asahan, panitia, dan seluruh pihak yang telah
berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan Pesparani tahun 2026.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat kehidupan
iman sekaligus membangun kebersamaan di tengah umat Katolik Kabupaten Asahan.
Dalam sambutannya, Irawan
menegaskan bahwa Pesparani bukan sekadar ajang perlombaan seni suara dan
liturgi Gereja Katolik, melainkan juga sarana pembinaan iman, pengembangan
talenta, serta penguatan nilai-nilai spiritual dan persaudaraan. Melalui
lantunan lagu-lagu rohani dan berbagai cabang perlombaan, umat diajak untuk
semakin menghayati iman dan mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari. “Pesparani
hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi
momentum untuk memperkuat kehidupan menggereja dan meningkatkan kualitas
penghayatan iman,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia
menyampaikan bahwa Pesparani memiliki peran strategis dalam memperkuat
kerukunan umat beragama dan membangun semangat kebangsaan. Nilai-nilai kasih,
persaudaraan, toleransi, kedamaian, dan penghargaan terhadap sesama yang
terkandung dalam kegiatan ini diharapkan mampu menjadi landasan dalam
menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis. “Melalui Pesparani, umat
Katolik diharapkan semakin mampu menjadi pelopor dalam membangun persaudaraan
lintas agama serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di
Kabupaten Asahan,” ujarnya.
Irawan juga menyoroti
pentingnya keterlibatan generasi muda dalam kegiatan pembinaan iman melalui
seni, budaya, dan spiritualitas. Menurutnya, Pesparani memberikan ruang bagi
generasi muda Katolik untuk mengembangkan bakat dan potensi sekaligus memperdalam
pemahaman serta penghayatan iman. Ia berharap generasi muda tidak hanya unggul
dalam prestasi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berintegritas,
berakhlak mulia, dan peduli terhadap kehidupan sosial.
Kepada seluruh peserta, Irawan berpesan agar menjadikan Pesparani sebagai kesempatan untuk belajar, bertumbuh, dan mempererat persaudaraan, bukan semata-mata mengejar kemenangan. Ia mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, tanggung jawab, dan sikap saling menghormati selama mengikuti perlombaan. “Prestasi tentu merupakan sesuatu yang patut diperjuangkan, tetapi semangat kebersamaan, sportivitas, persaudaraan, dan kerendahan hati harus tetap menjadi nilai utama yang dijunjung tinggi,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, Gereja Katolik, LP3KD, lembaga pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama. Kementerian Agama Kabupaten Asahan, lanjutnya, berkomitmen mendukung berbagai kegiatan pembinaan umat yang dapat memperkuat kerukunan, keharmonisan, dan kualitas kehidupan beragama. Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui Pesparani tidak berhenti setelah perlombaan berakhir, tetapi terus diwujudkan dalam kegiatan pembinaan iman, pelayanan sosial, dan pengabdian kepada masyarakat.
Menutup sambutannya, Irawan
menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang mengikuti Pesparani
Katolik Kabupaten Asahan Tahun 2026. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada
panitia dan seluruh pihak yang telah mencurahkan tenaga serta pikiran demi
terselenggaranya kegiatan tersebut. Kegiatan Pesparani Katolik Kabupaten Asahan
Tahun 2026 diharapkan menjadi wadah pembinaan iman sekaligus sarana mempererat
hubungan ant umat dan memperkuat kontribusi umat Katolik dalam kehidupan
bermasyarakat. Kehadiran Bupati Asahan, unsur Forkopimda, para pemimpin Gereja
Katolik, serta berbagai unsur masyarakat menjadi wujud dukungan dan kebersamaan
dalam menyukseskan kegiatan keagamaan tersebut. Melalui Pesparani, semangat
iman, persaudaraan, dan kerukunan diharapkan semakin tumbuh dan memberikan
dampak positif bagi kehidupan masyarakat Kabupaten Asahan. (AW)
Asahan (Humas BimKat). Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Kabupaten Asahan Tahun 2026 berlangsung dengan penuh sukacita dan sem...
Asahan (Humas BimKat). Plt. Kepala Penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Alb Irawan Dwiatmaja, S.Fil., M.Fi...
Asahan (Humas BimKat). Plt. Kepala Penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Alb Irawan Dwiatmaja, S.Fil., M.Fi...