Guru sebagai Teladan Generasi, Penyuluh Agama Islam Hadir Berikan Bimbingan di UPTD SMPN 1 Sei Dadap
Bimbingan Penyuluhan Lintas Profesi
Loading...
Kisaran (Humas) — Kegiatan MAPABA (Masa Penerimaan Anggota Baru) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menjadi momentum penting dalam membentuk karakter dan wawasan keislaman generasi muda. Kegiatan yang dilaksanakan di SMP Negeri 6 Kisaran tersebut, Minggu, 4 Oktober 2026, juga diisi dengan bimbingan penyuluhan agama Islam oleh H. Raja Dedi Hermansyah.
Dalam bimbingannya, H. Raja Dedi Hermansyah mengajak para peserta MAPABA untuk menjadikan nilai-nilai Islam sebagai landasan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam menuntut ilmu, berorganisasi maupun berinteraksi di tengah masyarakat.
Ia menekankan bahwa generasi muda Islam tidak cukup hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga harus memiliki akhlak, keimanan, tanggung jawab dan kepedulian sosial.
“Menjadi generasi muda Islam berarti harus mampu menjaga keseimbangan antara ilmu, iman dan amal. Ilmu harus melahirkan akhlak, sementara iman harus diwujudkan dalam perbuatan yang memberikan manfaat bagi sesama,” ujar H. Raja Dedi Hermansyah dalam bimbingannya.
Lebih lanjut, H. Raja Dedi juga memberikan penguatan mengenai pentingnya moderasi beragama. Menurutnya, perbedaan merupakan bagian dari kehidupan bermasyarakat yang harus disikapi dengan bijaksana, saling menghormati dan tidak mudah terprovokasi.
Para kader muda PMII diharapkan mampu menjadi generasi yang moderat, toleran, santun dan cinta terhadap persatuan bangsa.
“Moderasi beragama bukan berarti mengurangi keyakinan terhadap agama. Justru kita semakin kuat dalam menjalankan ajaran agama, namun tetap menghargai perbedaan dan menjaga kerukunan,” jelasnya.
Ia juga mengajak peserta MAPABA agar menjadikan organisasi sebagai ruang untuk belajar, berdiskusi, mengembangkan potensi diri serta melatih kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Kegiatan MAPABA tersebut berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kekeluargaan. Para peserta mengikuti bimbingan dengan antusias sebagai bagian dari proses pembentukan kader muda PMII yang memiliki wawasan keagamaan, sosial dan kebangsaan.
Melalui bimbingan penyuluhan ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu menjadi pelopor kebaikan, penjaga kerukunan dan pembawa pesan Islam yang rahmatan lil ‘alamin di tengah masyarakat.(RH)
Bimbingan Penyuluhan Lintas Profesi
Bimbingan Penyuluhan Moderasi Beragama
Bimbingan Penyuluhan BKM