Loading...

  • Kamis, 01 Oktober 2026

Kasi Penmad Resmi Buka Kegiatan KKRA Asahan, Usung Perspektif Kurikulum Berbasis Cinta dalam Asesmen RA

Fg

ASAHAN (Humas) — Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan Dr. Hj. Sri Muchlis, M. I. Kom., membuka secara resmi kegiatan Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA) Kabupaten Asahan, Kamis (01/10/26). Kegiatan strategis ini mengangkat tema utama mengenai perspektif Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) tentang asesmen sumatif anak Raudhatul Athfal. Pembukaan yang berlangsung penuh khidmat ini dihadiri oleh jajaran pengurus KKRA serta puluhan kepala dan guru RA se-Kabupaten Asahan.

Dalam sambutannya, Kasi Penmad menekankan pentingnya penerapan Kurikulum Berbasis Cinta sebagai fondasi utama pendidikan anak usia dini di lingkungan madrasah. Pendekatan berbasis kasih sayang ini dinilai mampu menciptakan lingkungan belajar yang ramah, inklusif, serta menyenangkan bagi anak-anak. Beliau juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh demi meningkatkan mutu pembelajaran.

Kegiatan pelatihan dan pembinaan ini dipusatkan dan dilaksanakan di RA Miftahul ’Uluum Meranti yang bertindak sebagai tuan rumah. Pemilihan lokasi ini diapresiasi oleh para peserta karena memiliki fasilitas yang memadai untuk menunjang kelancaran seluruh sesi acara. Suasana lingkungan sekolah yang kondusif turut memberikan kenyamanan ekstra bagi para pendidik selama berdiskusi.

Fokus utama dari pertemuan kali ini adalah praktik penyusunan kisi-kisi soal evaluasi asesmen sumatif yang selaras dengan nilai-nilai KBC. Para peserta diajak untuk memahami cara menyusun instrumen penilaian yang proporsional, komunikatif, dan sesuai dengan tahap perkembangan fisik maupun psikologis anak. Evaluasi yang dirancang tidak boleh membebankan anak, melainkan harus mengukur ketercapaian belajar secara jujur dan penuh kasih.

Melalui bimbingan pemateri, para guru diberikan pelatihan intensif mulai dari merumuskan indikator pencapaian hingga memilih bentuk instrumen asesmen yang tepat. Setiap kelompok kerja saling berkolaborasi menyusun draf soal serta mendiskusikan berbagai kendala teknis yang kerap ditemui di lapangan. Hasil dari praktik ini diharapkan dapat langsung diterapkan di satuan pendidikan masing-masing.

Ketua KKRA Kabupaten Asahan Nurjannah Ulfa, S. Pd. I., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kasi Penmad dan pihak RA Miftahul ’Uluum Meranti atas terselenggaranya acara ini. Ia menegaskan bahwa peningkatan kompetensi guru dalam merancang asesmen merupakan langkah nyata untuk memajukan kualitas pendidikan RA. Sinergi antar-pendidik di wilayah Asahan pun diharapkan semakin kuat melalui wadah KKRA ini.

Acara pembukaan diakhiri dengan doa bersama dan foto bersama seluruh jajaran pejabat serta peserta kegiatan. Dengan dibukanya kegiatan ini, diharapkan seluruh pendidik RA di Kabupaten Asahan mampu menyajikan asesmen sumatif yang bermakna dan berorientasi pada kasih sayang. Semangat kebersamaan yang terjalin selama acara menjadi dorongan positif bagi kemajuan pendidikan anak usia dini di daerah tersebut. (FR)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 05 May 2024
Lihat Semua Post