Loading...

  • Minggu, 04 Oktober 2026

Guru sebagai Teladan Generasi, Penyuluh Agama Islam Hadir Berikan Bimbingan di UPTD SMPN 1 Sei Dadap

Bimbingan Penyuluhan Lintas Sektoral UPTD SMPN 1 SEI DADAP

Kisaran (Humas)  — Guru memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan kepribadian generasi muda. Tidak hanya sebagai pendidik di ruang kelas, guru juga menjadi teladan dalam sikap, perkataan, dan perilaku sehari-hari.

Hal tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam, H. Raja Dedi Hermansyah, MM, MA, dalam kegiatan Bimbingan Penyuluhan bersama guru-guru UPTD SMPN 1 Kecamatan Sei Dadap, yang dilaksanakan pada Minggu, 4 Oktober 2026, di GG Suro/Jalan Manggis, Kelurahan Kedai Ledang.

Dalam bimbingannya, Raja Dedi Hermansyah menyampaikan materi keagamaan dengan mengangkat pembahasan hadis dalam Kitab Bulughul Maram karya Ibnu Hajar Al-Asqalani. Salah satu hadis yang dikaji berkaitan dengan pentingnya menjaga ucapan, khususnya dalam persoalan rumah tangga.

Beliau menyampaikan hadis:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: ثَلَاثٌ جِدُّهُنَّ جِدٌّ، وَهَزْلُهُنَّ جِدٌّ: النِّكَاحُ، وَالطَّلَاقُ، وَالرَّجْعَةُ

Artinya:

“Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda: Ada tiga perkara yang seriusnya dianggap serius dan bercandanya pun dianggap serius, yaitu nikah, talak, dan rujuk.”

Raja Dedi menjelaskan bahwa hadis tersebut menjadi pelajaran penting tentang kehati-hatian dalam berbicara dan menjaga lisan, terutama ketika menyangkut persoalan yang memiliki konsekuensi hukum dalam kehidupan keluarga.

Menurutnya, seorang guru juga perlu memberikan keteladanan kepada peserta didik dalam hal menjaga ucapan, menghormati orang lain, menyelesaikan persoalan dengan bijaksana, serta membangun komunikasi yang santun.

“Guru bukan hanya menyampaikan ilmu, tetapi juga menjadi contoh bagi peserta didik. Apa yang dilihat dan didengar dari seorang guru dapat menjadi bagian dari pembentukan karakter anak-anak kita,” ujar Raja Dedi dalam bimbingannya.

Ia menambahkan, penguatan nilai agama di lingkungan pendidikan sangat penting untuk membentengi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif. Pendidikan yang dibarengi dengan keteladanan akan membantu melahirkan generasi yang memiliki ilmu, akhlak, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan bimbingan tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Para guru mengikuti penyampaian materi dan pembahasan keagamaan sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita jadikan diri kita sebagai teladan. Sebab sebelum anak-anak menerima nasihat dari lisan kita, mereka terlebih dahulu melihat sikap dan perbuatan kita,” pesan Raja Dedi Hermansyah.(RH)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 13 May 2024
Lihat Semua Post