Kakankemenag Asahan Buka Diskusi Panel APRI, Tegaskan Penguatan Legalitas dan Sinergi Layanan Kepenghuluan
Diskusi panel
Loading...
Kisaran (Humas).
Kakan Kemenag (Kepala Kantor Kementerian Agama) Kabupaten Asahan H. Abdul
Manan, MA. Hadiri Peletakan Batu Pertama Program Rumah Layak Huni Baznas RI di
Pulau Rakyat, Senin (28/10/2024).
Kakan Kemenag
Asahan yang didampingi Ka. KUA Pulau Rakyat Said Lukman, S.Sy. mengatakan dalam
sambutannya untuk sama-sama menumbuhkan rasa kepedulian kepada sesama di
lingkungan kehidupan bermasyarakat.
“mari sama-sama
kita terus tumbuhkan rasa kepedulian diantara sesama kita, di lingkungan kita
bermasyarakat yang baik, tulus, ikhlas sehingga keberkahan di desa ini semakin berlimpah
dari Allah SWT Tuhan Yang Maha Pemberi lagi Maha Pengasih dan Penyayang”, kata
Abdul Manan.
Menurutnya hanya
dengan kepedulian yang tulus antar sesama bertetangga dan bermasyarakatlah yang
mampu membangkitkan semangat taraf hidup dan kehidupan disekitarnya untuk
menjadi lebih baik dari yang sebelum-sebelumnya.
Dalam hal ini
Baznas hadir melalui Program Rumah Layak Huni (RLH) dari pusat, untuk lima
penerima yang memang benar-benar layak melalui seleksi yang ketat dari Baznas
daerah dibantu oleh aparat setempat seperti dari camat sehingga hari ini di
titik ke lima yakni di desa Ofa Padang Mahondan Kecamatan Pulau Rakyat.
Tidak hanya
berteori Abdul Manan juga memberikan tauladan kepada masyarakat yakni dengan
memberikan bantuan sejumlah uang dan bantuan material bangunan seperti seng
sesuai kebutuhan lebar dan panjang bangunan rumah yang akan dibangun di desa
Ofa Padang Mahondan diluar bantuan dari Program RLH Baznas RI.
Hal ini disambut
bahagia tidak hanya mustahik tetapi juga para hadirin yang hadir yakni Ketua
Baznas, Camat Pulau Rakyat, Kepala Desa Ofa Padang Mahondang, mewakili Polres
Asahan, Mewakili Dandim dan unsur pemerintahan lainnya serta masyarakat
sekitar.
Abdul Manan
berharap dengan terealisasinya program RLH Baznas RI ini bisa terus menjadikan
semangat masyarakat untuk semakin peduli kepada lingkungan sekitar, memiliki
empati yang besar serta bersama-sama untuk membangun ekonomi umat yang
sejahtera kedepannya.(FR)
Diskusi panel
Rakor
Fgbyhumaskemenagasahan