Loading...

  • Kamis, 07 Mei 2026

Tingkatkan Minat Baca, Siswa Kelas 4 B MIN 3 Asahan Giatkan Program Literasi Bersama Wali Kelas

Para siswa kelas 4 B tampak antusias membaca buku di bawah pengawasan langsung wali kelas mereka

Pulau Rakyat (Humas) - Siswa kelas 4 B Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan melaksanakan kegiatan literasi membaca secara rutin di lingkungan belajar sementara. Kegiatan yang secara langsung dipandu oleh wali kelas 4 B, Rizkida, bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap buku sejak dini dengan memanfaatkan koleksi buku bacaan yang variatif dan edukatif. (07/05)

Saat dimintai keterangan, Rizkida, guru kelas 4 B mengungkapkan bahwa pelaksanaan program ini dilakukan dengan setiap pagi, sebelum bel masuk berbunyi, para siswa secara mandiri mengambil buku favorit mereka dan mulai tenggelam dalam bacaan masing-masing tanpa perlu diminta berulang kali. Praktik ini dirancang untuk menenangkan pikiran siswa sebelum menerima materi pelajaran yang lebih berat.

"Begitu waktu membaca usai, para siswa langsung memasuki sesi 'Ringkasan Bacaan' dengan menggunakan jurnal khusus untuk mencatat poin-poin penting dari hasil bacaan mereka, di dalam jurnal tersebut, mereka tidak hanya menuliskan ringkasan teks, tetapi juga saya bebaskan untuk menggambar ilustrasi sederhana yang mewakili isi cerita. Tujuan utamanya adalah agar kreativitas visual mereka terasah, sekaligus melatih kemampuan mereka dalam merangkum sebuah narasi secara logis dan terstruktur." Jelas Rizkida

Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., M.Pd, memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Ia menekankan bahwa kemampuan literasi bukan sekadar membaca, melainkan cara siswa memahami dan mengolah informasi untuk meningkatkan kualitas diri. Karena targetnya ingin menciptakan madrasah menjadi lingkungan yang literat, di mana membaca menjadi kebutuhan, bukan beban bagi siswa.

"Saya memberikan dukungan sepenuhnya terhadap inisiatif literasi ini karena bagi saya, kemampuan literasi bukan hanya sebatas aktivitas membaca teks, melainkan bagaimana siswa mampu memahami serta mengolah informasi demi meningkatkan kualitas diri mereka, target besar kami adalah menciptakan lingkungan madrasah yang literat, di mana kegiatan membaca telah bertransformasi menjadi sebuah kebutuhan pokok dan bukan lagi dianggap sebagai beban oleh para siswa." Ujar Ummiati.

Ummiati Nasution selaku pimpinan madrasah juga kerap melakukan kunjungan mendadak ke kelas-kelas untuk melihat efektivitas program ini. Ia sering mengajak dialog ringan dengan para siswa mengenai pesan moral dari buku yang sedang dibaca. Kehadirannya memberikan dorongan moral yang kuat bagi siswa untuk terus mempertahankan kebiasaan positif tersebut.

"Kami melihat dampak positif yang nyata, karena dapat mengasah kognitif para siswa, literasi ini menjadi sarana menanamkan karakter seperti kesabaran dan ketelitian melalui buku-buku pilihan yang sarat akan nilai budi pekerti sesuai visi madrasah." Ujar Ummiati.

Dikesempatan yang  sama, Ummiati Nasution, menyatakan bahwa ke depannya pihak madrasah berencana memberikan penghargaan "Bintang Literasi" setiap bulan bagi siswa yang menunjukkan dedikasi tinggi dalam program tersebut. Ia berharap apresiasi ini dapat memicu kompetisi yang sehat sekaligus semakin mempopulerkan budaya membaca di seluruh jenjang kelas. Lebih lanjut, Ummiati juga menjelaskan bahwa program literasi ini dipersiapkan sebagai fondasi kuat bagi siswa dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan, yang mana hal ini sejalan dengan gerakan nasional Literasi Sekolah dari pemerintah.  (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post