Sinergi Kemenag dan BNNK Asahan: Integrasikan Kurikulum Ananda Bersinar IKAN di Madrasah dan Pesantren
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Asahan menerima kunjungan audiensi strategis dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Asa...
Loading...
Kisaran
(Humas). Memasuki hari kedua rangkaian kegiatan Pekan Ramadan Mubarak
Berdampak, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan menggelar talkshow
inspiratif bertajuk "Madrasah Merawat Akhlak Karimah". Kegiatan yang
berlangsung khidmat ini dipusatkan di halaman Kantor Kemenag Asahan pada Selasa
(3/3/26), sebagai upaya memperkuat nilai-nilai spiritualitas di bulan suci.
Acara
kali ini menghadirkan tokoh pendidik sekaligus akademisi Dr. H. Hadi Rafitra
Hasibuan, MA, sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa
madrasah bukan sekadar lembaga transfer ilmu pengetahuan umum, melainkan
benteng pertahanan terakhir dalam menjaga moralitas generasi muda di tengah
gempuran arus digitalisasi yang kian masif.
Pantauan
di lokasi menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para peserta. Puluhan jemaah
yang didominasi oleh ibu-ibu Majelis Taklim serta siswa-siswi madrasah tampak
memadati area halaman kantor. Mereka menyimak dengan saksama setiap poin yang
disampaikan mengenai pentingnya kolaborasi antara lingkungan pendidikan dan
peran orang tua dalam membentuk karakter anak yang beradab.
Dr.
Hadi Rafitra menjelaskan bahwa konsep Akhlak Karimah harus diimplementasikan
melalui keteladanan nyata. Menurutnya, madrasah memiliki kurikulum tersembunyi
(hidden curriculum) yang terletak pada perilaku para guru dan lingkungan
sekolah yang kondusif. Hal inilah yang menjadi pembeda utama madrasah dengan
institusi pendidikan lainnya dalam mencetak insan kamil.
Kegiatan
talkshow ini merupakan bagian integral dari program Pekan Ramadan Mubarak
Berdampak yang diinisiasi oleh Kemenag Asahan. Program ini bertujuan agar
kehadiran Kementerian Agama tidak hanya dirasakan secara administratif, tetapi
juga memberikan dampak edukatif dan religius secara langsung kepada masyarakat
luas selama bulan Ramadan.
Selain
sesi pemaparan materi, acara juga diwarnai dengan dialog interaktif. Beberapa
siswa madrasah dengan berani mengajukan pertanyaan kritis mengenai tantangan
menjaga etika di media sosial. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran akan
pentingnya akhlak telah mulai tertanam di benak para pelajar sebagai subjek
utama pendidikan di madrasah.
Kegiatan
ditutup dengan doa bersama dan komitmen dari para jemaah Majelis Taklim untuk
lebih aktif mengawal tumbuh kembang anak-anak mereka di rumah. Melalui talkshow
ini, diharapkan semangat merawat akhlak karimah tidak hanya berhenti di halaman
kantor Kemenag, tetapi mampu bertransformasi menjadi aksi nyata di lingkungan
keluarga dan masyarakat Asahan.(FR)
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Asahan menerima kunjungan audiensi strategis dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Asa...
Arus lalu lintas di depan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Asahan tampak padat dan meriah pada sore hari ini, Jumat (06/03/20...
Menutup rangkaian kegiatan Pekan Ramadan Mubarak dengan penuh khidmat, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Asahan menggelar aksi...