Loading...

  • Senin, 09 Maret 2026

Talkshow Madrasah Merawat Akhlak Karimah Warnai Hari Kedua Pekan Ramadan Mubarak Kemenag Asahan

fgby:humaskemenagasahan

Kisaran (Humas). Memasuki hari kedua rangkaian kegiatan Pekan Ramadan Mubarak Berdampak, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan menggelar talkshow inspiratif bertajuk "Madrasah Merawat Akhlak Karimah". Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di halaman Kantor Kemenag Asahan pada Selasa (3/3/26), sebagai upaya memperkuat nilai-nilai spiritualitas di bulan suci.

Acara kali ini menghadirkan tokoh pendidik sekaligus akademisi Dr. H. Hadi Rafitra Hasibuan, MA, sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa madrasah bukan sekadar lembaga transfer ilmu pengetahuan umum, melainkan benteng pertahanan terakhir dalam menjaga moralitas generasi muda di tengah gempuran arus digitalisasi yang kian masif.

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para peserta. Puluhan jemaah yang didominasi oleh ibu-ibu Majelis Taklim serta siswa-siswi madrasah tampak memadati area halaman kantor. Mereka menyimak dengan saksama setiap poin yang disampaikan mengenai pentingnya kolaborasi antara lingkungan pendidikan dan peran orang tua dalam membentuk karakter anak yang beradab.

Dr. Hadi Rafitra menjelaskan bahwa konsep Akhlak Karimah harus diimplementasikan melalui keteladanan nyata. Menurutnya, madrasah memiliki kurikulum tersembunyi (hidden curriculum) yang terletak pada perilaku para guru dan lingkungan sekolah yang kondusif. Hal inilah yang menjadi pembeda utama madrasah dengan institusi pendidikan lainnya dalam mencetak insan kamil.

Kegiatan talkshow ini merupakan bagian integral dari program Pekan Ramadan Mubarak Berdampak yang diinisiasi oleh Kemenag Asahan. Program ini bertujuan agar kehadiran Kementerian Agama tidak hanya dirasakan secara administratif, tetapi juga memberikan dampak edukatif dan religius secara langsung kepada masyarakat luas selama bulan Ramadan.

Selain sesi pemaparan materi, acara juga diwarnai dengan dialog interaktif. Beberapa siswa madrasah dengan berani mengajukan pertanyaan kritis mengenai tantangan menjaga etika di media sosial. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya akhlak telah mulai tertanam di benak para pelajar sebagai subjek utama pendidikan di madrasah.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan komitmen dari para jemaah Majelis Taklim untuk lebih aktif mengawal tumbuh kembang anak-anak mereka di rumah. Melalui talkshow ini, diharapkan semangat merawat akhlak karimah tidak hanya berhenti di halaman kantor Kemenag, tetapi mampu bertransformasi menjadi aksi nyata di lingkungan keluarga dan masyarakat Asahan.(FR)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 05 May 2024
Lihat Semua Post