Loading...

  • Selasa, 21 April 2026

Dialog Keagamaan Humanis, Penyuluh Agama Islam Perkuat Kebersamaan di Kisaran Timur

Bimbingan Penyuluhan Pembinaan Keagamaan

Kisaran (Humas) , Selasa, 21 April 2026 — Kinerja harian Penyuluh Agama Islam kembali tercermin dalam suasana dialog keagamaan yang hangat, penuh keakraban, dan sarat makna. Kegiatan ini berlangsung di rumah Pimpinan Pondok Pesantren Bina Ulama Kisaran, Jalan Cemara, Kelurahan Selawan, sebagai bagian dari pendekatan humanis dalam pembinaan umat.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kota Kisaran Timur, Raja Dedi Hermansyah dan Makmur Hasibuan, yang aktif berinteraksi bersama tokoh masyarakat dan elemen keagamaan. Dialog berlangsung santai namun substansial, membahas penguatan nilai-nilai keislaman, keharmonisan sosial, serta peran bersama dalam menjaga ketenteraman umat.

Turut hadir dalam dialog tersebut Tokoh Etnis Asahan dari Tabagsel, H. Nauli Siregar beserta H. Marakaya Harahap dan anggota, Pimpinan Pondok Pesantren Bina Ulama KH Ali Muammar Khadafi Siregar, serta Ketua Dewan Masjid Indonesia H. Aswiluddin Rambe.

Dalam penjelasannya, masing-masing tokoh menekankan pentingnya memperkuat ukhuwah Islamiyah melalui pendekatan persuasif dan dialogis. H. Nauli Siregar menyoroti pentingnya menjaga nilai-nilai kearifan lokal dalam bingkai keislaman, sementara KH Ali Muammar Khadafi Siregar menegaskan peran pesantren sebagai pusat pembinaan moral dan akhlak generasi umat.

Di sisi lain, H. Aswiluddin Rambe menekankan pentingnya optimalisasi fungsi masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial, bukan hanya sebagai tempat ibadah ritual semata. Sementara itu, para penyuluh agama Islam menggarisbawahi pentingnya kehadiran penyuluh di tengah masyarakat sebagai penguat nilai, penyejuk suasana, serta jembatan komunikasi antara umat dan berbagai pihak.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembinaan keagamaan yang efektif tidak selalu harus dilakukan dalam forum formal, melainkan dapat tumbuh dari ruang-ruang sederhana yang menghadirkan kedekatan, keterbukaan, dan kebersamaan.

Melalui dialog keagamaan yang berlangsung penuh kekeluargaan ini, diharapkan sinergi antara penyuluh, tokoh agama, dan masyarakat terus terjalin dalam membangun kehidupan yang harmonis, religius, dan berkeadaban di Kecamatan Kota Kisaran Timur. (RH)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 13 May 2024
Lihat Semua Post