Asahan (Humas BimKat). Plt. Kepala Penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Alb Irawan Dwiatmaja, S.Fil., M.Fil. menghadiri perayaan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) sekaligus penerimaan Sakramen Krisma bagi umat Katolik Rayon Luar Kota Paroki Sakramen Mahakudus Kisaran, Minggu (27/09/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Gereja Katolik Stasi Simon Stock Bangun Silo, Desa Teladan, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan. Perayaan ini menjadi momentum penting bagi umat Katolik untuk semakin mendalami Sabda Tuhan sekaligus memperteguh iman melalui penerimaan Sakramen Krisma.
Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Vikaris Episkopal St. Mateus Rasul Aek Kanopan, RD. Marianus Kedang didampingi Vikaris Parokial Paroki Kisaran RP. Andreas Novem, O.Carm., yang sekaligus menerimakan Sakramen Krisma kepada umat yang telah mengikuti persiapan katekese. Sakramen Krisma merupakan salah satu sakramen inisiasi dalam Gereja Katolik yang meneguhkan rahmat baptisan dan menguatkan umat melalui karunia Roh Kudus. Melalui penerimaan sakramen ini, para krismawan dan krismawati diharapkan semakin dewasa dalam iman serta mampu menghayati dan mewujudkan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, Irawan menyampaikan bahwa perayaan BKSN dan penerimaan Sakramen Krisma merupakan momentum penting untuk memperkuat kehidupan iman umat Katolik. "Saya berharap melalui perayaan ini, umat semakin mencintai Kitab Suci dan menjadikan Sabda Tuhan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Secara khusus, para penerima Sakramen Krisma diharapkan mampu menjadi saksi Kristus yang menghadirkan kasih, persaudaraan, dan kedamaian di tengah keluarga maupun masyarakat," ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa pembinaan iman umat membutuhkan kerja sama yang berkelanjutan antara Gereja Katolik dan Kementerian Agama. Menurutnya, kehadiran pemerintah dalam kegiatan keagamaan merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap penguatan kehidupan beragama dan kerukunan umat. "Sinergi antara Kementerian Agama dan Gereja sangat penting untuk mendukung pembinaan umat, khususnya dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama serta menumbuhkan semangat toleransi dan persaudaraan," tambahnya.
Perayaan berlangsung dengan penuh sukacita dan diikuti oleh umat yang hadir dengan khidmat. Melalui perayaan BKSN, umat diajak untuk semakin menghayati Kitab Suci, sedangkan penerimaan Sakramen Krisma menjadi langkah penting bagi para penerima untuk semakin matang dalam iman dan tanggung jawab sebagai anggota Gereja. Diharapkan, para krismawan dan krismawati dapat mengamalkan nilai-nilai Injil dalam kehidupan sehari-hari serta berkontribusi dalam membangun masyarakat yang rukun, damai, dan penuh kasih. (AW)