Wajah Baru Madrasah: Ummiati Nasution Pimpin Rapat Relokasi KBM MIN 3 Asahan Usai Delapan Bulan Berbenah
Pulau Rakyat (Humas) - Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., M.Pd., memimpin langsung rapat koordinasi relokasi Kegiatan Belajar M...
Loading...
Pulau Rakyat (Humas) - Kepala MIN 3 Asahan bersama seluruh tenaga
pendidik dan kependidikan menyambut kedatangan rombongan penting dari
Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Direktorat Jenderal Prasarana Strategis (DJPS)
Kementerian PU, Staf Sarana dan Prasarana Kantor Kementerian Agama Wilayah
Provinsi Sumatera Utara, serta Tim Penanggung Jawab Mobilier dari PT. Chitose
di lingkungan madrasah pada hari Rabu, 30/09.
Kedatangan tim gabungan lintas instansi dan mitra kerja ini
memiliki maksud dan tujuan yang amat mulia bagi perkembangan dunia pendidikan
dasar keagamaan. Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., M.Pd.,
menjelaskan bahwa kunjungan tersebut difokuskan untuk meninjau secara langsung
progres Pelaksanaan Prasarana Strategis (PPS) serta menguji mutu fasilitas
mebel sekolah yang disuplai guna mendukung kegiatan belajar mengajar.
"Kami bersyukur dan menyambut baik kedatangan Kementerian PU,
DJPS, Kanwil Kemenag Sumut, serta PT. Chitose ke madrasah kami. Maksud dan
tujuan kunjungan ini adalah untuk memastikan bahwa seluruh bangunan fisik dan
pengadaan mobilier benar-benar siap serta memenuhi standar kualitas terbaik,
sehingga anak-anak didik kami dapat belajar dengan rasa aman, nyaman, dan lebih
bersemangat," ujar Ummiati Nasution.
Penyambutan yang berlangsung ini mencerminkan tingginya sinergi
antara lembaga pendidikan di daerah dengan pemerintah pusat. Suasana keakraban
tampak jelas ketika dewan guru dan staf kependidikan mendampingi para tamu
undangan berkeliling meninjau berbagai sudut fasilitas kelas yang baru
dibangun.
Menanggapi peninjauan tersebut, perwakilan dari Kementerian PU dan
DJPS menyampaikan apresiasi atas sambutan dari pihak madrasah serta menjelaskan
bahwa program pembangunan prasarana strategis ini dirancang khusus untuk
meratakan mutu sarana pendidikan di seluruh penjuru tanah air, termasuk
institusi di bawah naungan Kementerian Agama di Kabupaten Asahan.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap infrastruktur pendidikan
yang dibangun melalui dana negara benar-benar memberikan manfaat jangka panjang
yang optimal. Kehadiran kami di MIN 3 Asahan hari ini membuktikan komitmen
pemerintah dalam menghadirkan gedung madrasah yang kokoh, representatif, dan
berstandar tinggi demi kemajuan kualitas sumber daya manusia sejak usia
dini," tutur perwakilan pejabat DJPS Kementerian PU saat melakukan
pengecekan lapangan.
Selama peninjauan lapangan, tim teknis dari DJPS bersama Staf
Sarana dan Prasarana Kanwil Kemenag Sumut menyusuri setiap ruang kelas baru.
Mereka memeriksa secara teliti mulai dari struktur bangunan, sistem ventilasi
udara, tata letak ruangan, hingga aspek keselamatan konstruksi guna menjamin
standar kelayakan gedung terpenuhi secara sempurna.
Sementara itu, Staf Sarana dan Prasarana Kantor Kementerian Agama
Wilayah Provinsi Sumatera Utara mengungkapkan rasa terima kasih dan dukungannya
terhadap percepatan pembangunan fasilitas pendidikan ini, seraya menekankan
pentingnya perawatan fasilitas secara berkelanjutan oleh pihak madrasah.
"Kami dari Kanwil Kemenag Sumut sangat mengapresiasi sinergi
lintas sektoral ini. Harapan kami, fasilitas megah dan bantuan mobilier yang
diterima MIN 3 Asahan ini dapat dijaga dan dirawat bersama-sama, sehingga usia
pakai sarana prasarana ini bisa bertahan lama dan terus menunjang produktivitas
kegiatan belajar mengajar ke depannya," ungkap Staf Sarana dan Prasarana
Kanwil Kemenag Sumut.
Sorotan utama dalam kunjungan kerja tersebut juga tertuju pada
proses pengujian dan pemeriksaan fisik mobilier yang dikirimkan oleh PT.
Chitose. Tim Penanggung Jawab Mobilier dari PT. Chitose secara langsung
memperagakan dan menguji ketahanan, tingkat ergonomis, serta keamanan meja dan
kursi belajar yang diperuntukkan bagi para siswa dan guru.
Perwakilan Tim Penanggung Jawab Mobilier dari PT. Chitose
menjelaskan bahwa seluruh produk mebel yang disalurkan ke MIN 3 Asahan telah
melalui tahap uji kualitas yang ketat agar sesuai dengan postur tubuh anak usia
madrasah serta tahan terhadap intensitas penggunaan harian di ruang kelas.
"Produk mobilier yang kami hadirkan di MIN 3 Asahan ini
dirancang dengan mengutamakan standar ergonomis tinggi, bahan material pilihan
yang kuat, ramah anak, serta estetika modern. Kami ingin memastikan bahwa
setiap meja dan kursi buatan PT. Chitose memberikan kenyamanan maksimal bagi
siswa, sehingga mereka terhindar dari kelelahan fisik saat mengikuti proses
belajar di kelas," tegas perwakilan PT. Chitose.
Melalui kunjungan kolaboratif ini, seluruh pihak optimistis bahwa peningkatan infrastruktur dan fasilitas mebel di MIN 3 Asahan akan membawa dampak signifikan bagi peningkatan prestasi akademik maupun non-akademik para peserta didik di masa mendatang.
Kunjungan kerja yang ditutup dengan sesi foto bersama dan penandatanganan berita acara pemeriksaan fasilitas ini menandai babak baru bagi MIN 3 Asahan sebagai salah satu madrasah teladan yang siap mencetak generasi bangsa yang cerdas, berakhlak mulia, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan zaman. (Wh)
Pulau Rakyat (Humas) - Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., M.Pd., memimpin langsung rapat koordinasi relokasi Kegiatan Belajar M...
Pulau Rakyat (Humas) - Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., M.Pd., bersama jajaran tenaga pendidik, kependidikan, serta seluruh s...
Pulau Rakyat (Humas) - Kepala MIN 3 Asahan bersama seluruh tenaga pendidik dan kependidikan menyambut kedatangan rombongan penting dari Keme...