Loading...

  • Senin, 24 Agustus 2026

Penyuluh Agama Katolik Mengikuti Sosialisasi BKSN 2025 Vikariat St. Mateus Rasul Aek Kanopan

Suasana Sosialisasi BKSN Vikariat St. Mateus Rasul Aek Kanopan

Asahan (Humas BimKat). Penyuluh Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kab. Asahan, Alb Irawan Dwiatmaja bersama dengan Katekis Gereja Katolik Paroki Sakramen Mahakudus Kisaran, Anaclito da Silva, S.Ag., dan Seksi PSE Free Us Nadeak, S.E. mengikuti sosialisasi Bulan Kitab Suci Nasional Tahun 2025 Se-Vikariat St. Mateus Rasul Aek Kanopan pada Kamis, 14 Agustus 2025 di Aula Paroki St. Pius X Aek Kanopan. Sosialisasi BKSN diikuti Gereja Katolik enam Paroki yaitu Gereja Katolik Paroki Sakramen Mahakudus Kisaran, Paroki St. Mikael Tanjungbalai, Paroki St. Pius X Aek Kanopan, Paroki St. Petrus Rasul Rantauprapat, Paroki St. Fransiskus Asisi Aek Nabara, dan Kuasi Paroki St. Yosef Kota Pinang.

 

Tema BKSN Tahun 2025 Gereja Katolik Keuskupan Agung Medan (KAM) ialah Umat Katolik yang Bermisi Menjadikan Allah Sumber Pembaruan Hidup: Belajar dari Nubuat Zakharia dan Maleakhi. Tema permenungan BKSN diambil dari Kitab Zakharia dan Maleakhi. Pastor Paulus Halek Bere, Lic.S.S., SS.CC, selaku narasumber mengatakan bahwa tema BKSN KAM sesuai dengan fokus pastoral KAM 2025 dan tahun Yubelium 2025. Dengan mendalami tema BKSN, umat Katolik KAM dapat membaharui relasi dengan diri sendiri, sesama, keluarga/komunitas, dan dengan Allah. BKSN 2025 mendalami teks Kitab Zakharia dan Maleakhi untuk lebih mendapatkan pemahaman seperti apa sebenarnya bermisi, yang dikehendaki oleh Allah serta menyadari bahwa Allah adalah satu-satunya sumber kekuatan dalam bermisi.


“BKSN 2025 didalami dengan empat sub-tema yaitu (1) Umat Katolik yang Bermisi Membarui Relasi dengan Diri (Za. 1:1-6), (2) Umat Katolik yang Bermisi Membarui Relasi dengan Sesama (Za. 7:1-14), (3) Umat Katolik yang Bermisi Membarui Relasi dengan Relasi dalam Keluarga (Mal. 2:10-16), (4) Umat Katolik yang Bermisi Membarui Relasi dengan Allah (Mal. 3:13-18)," jelas Pastor lulusan Pontificial Biblical Institute Roma, Italia. Melalui BKSN dengan mendalami kutipan-kutipan dari Kitab Zakharia dan Maleakhi, umat Katolik KAM semakin mampu memahami kehendak Allah untuk bermisi mewujudkan Gereja Keuskupan Agung Medan sebagai oase ilahi di dunia kelima bidang pelayanan dalam Gereja (Liturgia, Koinonia, Kerygma, Martiria, Diakonia ).


“Dengan pendalaman BKSN ini, umat mampu memahami arti bermisi, mampu memancarkan diri bermisi dalam lingkup kehidupan (Keluarga, Lingkungan, Gereja, Masyarakat), kreatif menemukan cara-cara yang dapat menumbuh-kembangkan misi Gereja” tutup Ketua Komisi Kerasulan Kitab Suci Keuskupan Agung Medan menutup sosialisasinya.(AW)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 15 May 2024
Lihat Semua Post