Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sei Kepayang Timur Hadiri Rapat Persiapan Menyambut Kegiatan Ramadan 1447 H/2026 M di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sei Kepayang Timur
Loading...
Sei Kepayang Timur (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sei Kepayang Timur terus memperkuat program pembinaan keagamaan bagi generasi muda melalui pelaksanaan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang digelar pada Hari Kamis, 11 Desember 2025 di Mts Uswatunhasanah Desa Sei Pasir Kecamatan Sei kepayang timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan Kementerian Agama RI dalam meningkatkan pemahaman keagamaan, akhlak, dan karakter Remaja.
Kegiatan BRUS tersebut dihadiri langsung oleh PLT Kepala KUA Kecamatan Sei Kepayang Timur, H. Taufik Hidayat Simanjuntak., S.Fil.I, bersama seluruh Penyuluh Agama Islam yang bertugas di wilayah tersebut, yakni:
Rudini Hasibuan., SH
Devika Indri Ramadani Sitorus., SH
Rani Hasibuan., SH
Helmi Kalsum
Fokus Pembinaan Remaja sebagai Generasi Masa Depan
Dalam sambutannya, PLT Kepala KUA H. Taufik Hidayat Simanjuntak., S.Fil.I menyampaikan bahwa kegiatan BRUS merupakan salah satu program prioritas KUA untuk menguatkan literasi keagamaan dan karakter remaja.
“Remaja adalah generasi penerus bangsa. Melalui kegiatan BRUS ini, kami berharap para pelajar dapat memperoleh pemahaman yang benar tentang nilai-nilai keislaman, mampu menjaga moral, serta siap menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa KUA Sei Kepayang Timur akan terus berkomitmen menjadikan program pembinaan remaja sebagai bagian dari upaya menekan pergaulan bebas, penyalahgunaan teknologi, serta meningkatnya perilaku negatif di kalangan generasi muda.
Rudini Hasibuan., SH Sampaikan Materi tentang Akhlak dan Tantangan Remaja Modern
Sebagai pemateri utama, Penyuluh Agama Islam Rudini Hasibuan., SH membawakan materi bertema “Remaja Hebat, Berakhlak Kuat dan Bijak dalam Bermedia Digital.” Dalam paparannya, Rudini menekankan bahwa remaja masa kini menghadapi tantangan yang jauh berbeda dibanding generasi sebelumnya, khususnya terkait penggunaan media sosial, budaya digital, serta pengaruh pergaulan global.
“Remaja harus mampu menjadi pribadi yang selektif, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang salah, serta menjadikan nilai-nilai Islam sebagai landasan dalam bertindak. Akhlak yang baik adalah benteng utama bagi generasi muda,” jelas Rudini.
Ia juga mengajak para peserta untuk aktif berperan sebagai agen kebaikan di lingkungan sekolah maupun masyarakat, serta menjauhi tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
Interaksi Antusias dan Pembinaan Berkelanjutan
Kegiatan berlangsung interaktif, dengan sesi tanya jawab yang diikuti antusias oleh para pelajar. Berbagai pertanyaan seputar pergaulan, etika digital, hingga cara menghindari pergaulan negatif dijawab langsung oleh pemateri.
Para penyuluh lainnya — Devika Indri Ramadani Sitorus., SH, Rani Hasibuan., SH, dan Helmi Kalsum — turut memberikan pendampingan selama kegiatan berlangsung. Mereka memastikan proses bimbingan berjalan kondusif serta membantu memberikan edukasi tambahan kepada peserta.
Harapan dan Dampak Kegiatan
Di akhir acara, peserta menyampaikan harapan agar kegiatan seperti BRUS dapat dilaksanakan secara rutin, mengingat manfaatnya yang besar bagi pembentukan mental, moral, dan spiritual generasi muda.
PLT Kepala KUA menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperluas jangkauan program BRUS ke sekolah-sekolah lain di Kecamatan Sei Kepayang Timur.
“Kami ingin memastikan seluruh remaja di wilayah ini mendapatkan bimbingan keagamaan yang memadai. Ini adalah investasi moral untuk masa depan bangsa,” tutupnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto, diiringi harapan agar para remaja semakin termotivasi untuk menjadi generasi yang berakhlak mulia, cerdas, dan bertanggung jawab.
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sei Kepayang Timur
Penyuluh agama islam KUA Sei Kepayang Timur
Penyuluh Agama Islama KUA Kecamatan Sei Kepayang Timur