Loading...

  • Rabu, 23 September 2026

Hamparan Terpal, Hangatnya Kebersamaan Siswa MIN 3 Asahan Nikmati MBG

Terlihat para siswa sedang menyantap menu MBG yang telah disediakan

Pulau Rakyat (Humas) – Suasana berbeda tampak di halaman Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Rabu (23/9). Ratusan siswa dari berbagai tingkatan kelas duduk berbaris di atas hamparan terpal sambil menikmati sajian Makan Bergizi Gratis (MBG). Bukan hanya sekadar makan, kegiatan tersebut berubah menjadi momen kebersamaan yang menghadirkan keceriaan dan keakraban di tengah aktivitas belajar.

Hamparan terpal yang dibentangkan di halaman utama madrasah menjadi tempat berkumpulnya para siswa. Dengan tertib, mereka duduk bersama sambil menyantap hidangan yang telah disiapkan. Sesekali terdengar canda dan tawa khas anak-anak yang membuat suasana halaman madrasah semakin semarak. Menu MBG yang disajikan terdiri atas nasi putih, sayur, lauk pauk sebagai sumber protein, serta buah. Sajian tersebut diberikan sebagai bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik sehingga mereka dapat mengikuti proses pembelajaran dengan lebih baik.

Saat dikonfirmasi, Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, mengatakan pihak madrasah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program MBG. Menurutnya, program tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan gizi siswa, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi dan pembentukan karakter.

“Kami sengaja merancang kegiatan makan bersama ini di halaman madrasah menggunakan alas terpal agar anak-anak bisa merasakan hangatnya kebersamaan antarkelas, sekaligus memudahkan para pendidik dalam mengawasi mereka saat menyantap hidangan,” ujar Ummiati Nasution saat meninjau langsung pelaksanaan kegiatan.

Menurut Ummiati, kebersamaan tersebut juga memberikan pesan penting kepada para siswa tentang kesetaraan. Seluruh peserta didik duduk bersama dan menikmati menu yang sama tanpa membedakan latar belakang masing-masing.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin anak-anak tidak hanya mendapatkan makanan yang bergizi, tetapi juga belajar tentang kebersamaan, kedisiplinan, adab makan, serta kepedulian terhadap lingkungan,” lanjutnya.

Selama kegiatan berlangsung, para guru dan wali kelas turut mendampingi siswa. Mereka memastikan setiap anak memperoleh makanan sesuai porsinya sekaligus memberikan pengarahan agar siswa mengonsumsi makanan yang telah disediakan. Guru Kelas 2A, Emi Satri, mengatakan pendampingan tersebut juga menjadi kesempatan bagi guru untuk menanamkan kebiasaan baik kepada peserta didik.

“Sebelum makan, kami selalu mengingatkan anak-anak untuk mencuci tangan, berdoa dan menjaga adab ketika makan. Kami juga mengajarkan agar makanan yang sudah diberikan dihabiskan dan tidak dibuang sembarangan,” ungkapnya.

Emi Satri melanjutkan bahwa suasana makan bersama mampu meningkatkan semangat siswa dalam menyantap hidangan yang disediakan, termasuk sayuran yang selama ini kurang diminati oleh sebagian anak. Menurutnya, melihat siswa menikmati makanan dengan lahap menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para guru. Ia juga melihat adanya perubahan sikap pada beberapa siswa yang biasanya kurang menyukai sayuran, namun menjadi lebih bersemangat untuk mencicipi dan menghabiskannya setelah melihat teman-teman mereka menikmati makanan tersebut.

Sebelum menutup pernyataannya, Emi Satri menambahkan bahwa kegiatan makan bersama tidak berhenti pada saat siswa selesai menyantap hidangan. Para siswa juga diarahkan untuk bertanggung jawab menjaga kebersihan dengan mengumpulkan sisa makanan dan kemasan ke tempat sampah yang telah disediakan. Menurutnya, kebiasaan tersebut menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter, karena melalui kegiatan sederhana itu siswa tidak hanya belajar menghargai makanan yang telah diberikan, tetapi juga memahami bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Ia berharap kebiasaan baik tersebut dapat terus terbawa dalam kehidupan sehari-hari, sehingga program Makan Bergizi Gratis tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan siswa, tetapi juga turut membentuk pribadi yang disiplin, peduli, dan bertanggung jawab.

“Kami mengajarkan anak-anak bahwa setelah menikmati makanan, mereka juga harus bertanggung jawab terhadap kebersihan tempat mereka makan. Karena itu, sisa makanan dan kemasan harus dikumpulkan dan dibuang pada tempat yang sudah disediakan. Kebiasaan sederhana seperti ini penting untuk membentuk karakter anak agar terbiasa hidup tertib, peduli terhadap lingkungan, dan bertanggung jawab. Kami berharap kebiasaan baik ini tidak hanya dilakukan di madrasah, tetapi juga mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” Ujar Emi Satri saat menutup keterangannya kepada Tim Humas Madrasah. (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post