Loading...

  • Kamis, 17 September 2026

Kawal Ketat Fasilitas Belajar Siswa, Kepala MIN 3 Asahan Pastikan Standar Kualitas Bantuan PHTC Optimal

Kepala MIN 3 Asahan memantau proses perakitan mobilier

Pulau Rakyat (Humas) - Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., M.Pd., meninjau secara langsung proses perakitan mobilier bantuan pemerintah pada Selasa, (15/09. Kegiatan peninjauan yang berlangsung di lingkungan madrasah ini dilakukan untuk memastikan setiap sarana belajar yang disalurkan melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) benar-benar memenuhi standar kualitas terbaik.

Saat dikonfirmasi, Ummiati Nasution, menjelaskan bahwa pengawasan ketat yang dilakukannya bukan tanpa alasan, melainkan demi memastikan seluruh rangkaian proses perakitan berjalan lancar tanpa ada kecacatan teknis. Ia juga menambahkan bahwa melalui pengecekan langsung tersebut, pihak madrasah bertekad menjamin kualitas serta ketepatan spesifikasi sarana belajar siswa terpenuhi dengan sempurna sebelum nantinya diserahterimakan secara resmi untuk digunakan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.

Lebih lanjut, Ummiati Nasution, mengungkapkan bahwa seluruh komponen mobilier yang dikirimkan ke MIN 3 Asahan merupakan produk berkualitas tinggi yang didatangkan secara khusus langsung dari kota Bandung. Menurutnya, pengiriman logistik dalam skala besar ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menyediakan fasilitas penunjang pendidikan yang merata dan bermutu tinggi hingga ke daerah-daerah.

"Pengawasan ketat yang kami lakukan ini tentu bukan tanpa alasan. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian proses perakitan berjalan lancar tanpa ada kecacatan teknis sedikit pun. Melalui pengecekan langsung ini, pihak madrasah bertekad menjamin kualitas serta ketepatan spesifikasi sarana belajar siswa benar-benar terpenuhi dengan sempurna sebelum nantinya diserahterimakan secara resmi untuk digunakan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari." terangnya

Disela-sela peninjauannya, Ummiati juga mengungkapkan bahwa pengawasan intensif ini sengaja dilakukan agar seluruh mobilier bantuan dapat terpasang dengan presisi tinggi, kokoh, serta memenuhi standar keamanan yang ramah bagi anak-anak madrasah. Ia juga menambahkan bahwa pemilihan tenaga ahli dari pabrikan langsung merupakan langkah preventif untuk menghindari kesalahan teknis sekecil apa pun. Lebih lanjut, Ummiati, juga menjelaskan bahwa maksud dan tujuan utama dari kegiatan pengawasan langsung ini adalah untuk memastikan akuntabilitas pemanfaatan bantuan pemerintah serta menjamin keamanan fisik setiap unit meja dan kursi yang akan dipakai oleh para siswa di dalam kelas.

"Pengawasan intensif ini sengaja kami lakukan agar seluruh mobilier bantuan dapat terpasang dengan presisi tinggi, kokoh, serta memenuhi standar keamanan yang ramah bagi anak-anak. Pemilihan tenaga ahli yang didatangkan langsung dari pabrikan ini juga merupakan langkah preventif kita bersama untuk menghindari kesalahan teknis sekecil apa pun.” Imbuhnya.

Sebelum mengakhiri pernyataannya, Ummiati, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur yang mendalam kepada pemerintah terkhusus kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Agama Republik Indonesia atas alokasi bantuan melalui Program PHTC yang dinilai sangat tepat waktu dalam menjawab kebutuhan mendesak peningkatan sarana dan prasarana penunjang pendidikan di madrasah. Ummiati juga menyatakan optimismenya bahwa dengan rampungnya seluruh proses perakitan mobilier baru tersebut, suasana belajar di ruang-ruang kelas MIN 3 Asahan akan menjadi semakin kondusif, nyaman, dan representatif. Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Ummiati menegaskan kembali komitmen penuh lembaganya dalam mengawal aset bantuan negara agar seluruh mobilier dapat terpasang dengan baik, aman, serta siap menunjang kegiatan belajar anak-anak didik berkat jaminan mutu dari teknisi ahli PT. Chitose. (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post