Loading...

  • Selasa, 28 Juli 2026

Ciptakan Generasi Unggul, MIN 3 Asahan Perkuat Program Olimpiade Madrasah Indonesia

Koordinator Pendidikan Bidang Kepesertadidikan memaparkan program OMI dihadapan Kepala Madrasah

Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, bersama jajaran pimpinan menggelar rapat koordinasi strategis guna mematangkan grand design pengembangan mutu peserta didik melalui penguatan program Ekstrakurikuler Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI). Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 13.00 WIB di kantor administrasi sementara madrasah. (27/07/2026)

Dalam arahannya, Ummiati Nasution, menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini sengaja digelar untuk menyatukan visi dalam mentransformasikan madrasah menjadi institusi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar nilai-nilai keislaman. Serta didalam rapat ini akan merumuskan langkah konkret dalam menggali potensi emas peserta didik sejak dini agar siap menghadapi kompetisi global.

"Rapat koordinasi ini sengaja digelar untuk menyatukan visi dalam mentransformasikan madrasah menjadi institusi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar nilai-nilai keislaman, Madrasah tidak boleh hanya menjadi tempat belajar biasa. MIN 3 Asahan harus menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya bibit-bibit unggul yang cerdas, kompetitif, dan siap bersaing di panggung global," ujar Ummiati dengan penuh semangat.

Menyambung hal tersebut, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Rahmayani, S.Pd.I., memaparkan bahwa program Ekskul OMI ke depannya akan dirancang secara jauh lebih sistematis, terstruktur, dan berkelanjutan bagi seluruh siswa, sehingga sistem pembinaan tidak lagi bersifat instan, melainkan melalui tahapan seleksi yang ketat, pelatihan intensif secara berkala, serta evaluasi komprehensif yang melibatkan para pembimbing profesional di bidang sains, matematika, dan literasi.

"Program Ekskul OMI ke depannya akan dirancang secara jauh lebih sistematis, terstruktur, dan berkelanjutan bagi seluruh siswa, kedepannya sistem pembinaan tidak lagi bersifat instan, melainkan melalui tahapan seleksi yang ketat, pelatihan intensif secara berkala, serta evaluasi komprehensif yang melibatkan para pembimbing profesional di bidang sains, matematika, dan literasi. Sehingga dapat Kami pastikan bahwa setiap anak didik yang memiliki potensi di bidang sains dan akademik mendapatkan wadah yang tepat untuk tumbuh melalui pendampingan mentor-mentor berpengalaman," tutur Rahmayani

Diwaktu yang sama, Rahmayani menjelaskan beberapa poin strategi untuk menguatkan program Ekskul OMI yang siap diterapkan dalam waktu dekat. Poin pertama adalah penyaringan berbasis bakat, di mana pihak madrasah akan melakukan identifikasi dini potensi siswa melalui pemetaan minat bakat sejak mereka berada di kelas awal.

Poin kedua mencakup kurikulum pelatihan khusus yang mengintegrasikan materi olimpiade ke dalam modul bimbingan intensif di luar jam pelajaran reguler sekolah. Poin ketiga adalah pendampingan mentor profesional, di mana madrasah akan menghadirkan pelatih berpengalaman guna mendampingi siswa menghadapi berbagai ajang kompetisi sains tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Poin keempat berfokus pada pembangunan karakter guna menanamkan mental juara yang menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, serta nilai-nilai religius pada diri setiap peserta didik. (Wh)

 

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post