Loading...

  • Kamis, 17 September 2026

Wujudkan Madrasah Sehat, MIN 3 Asahan Gandeng Pedagang Kantin Lewat Rapat Koordinasi

Kepala MIN 3 Asahan memberikan arahan dihadapan para pedagang kantin

Pulau Rakyat (Humas) — Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN 3) Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., M.Pd., memimpin secara langsung rapat koordinasi bersama seluruh pengelola dan pedagang kantin di lingkungan madrasah pada hari Selasa, (15/09). Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini bertempat di Pondok Tahfiz MIN 3 Asahan bertujuan untuk menyatukan visi dalam menyediakan lingkungan kuliner madrasah yang higienis, bergizi tinggi, dan terbebas dari zat kimia berbahaya bagi seluruh peserta didik.

Dalam sambutannya, Ummiati Nasution, menegaskan bahwa kesehatan anak-anak didik merupakan aset bangsa yang tak ternilai harganya. Ia menyampaikan bahwa apa pun yang dikonsumsi oleh para siswa di lingkungan madrasah akan memberikan dampak secara langsung terhadap pertumbuhan fisik serta daya tangkap belajar mereka di dalam kelas.

Lebih lanjut, Ummiati juga mengungkapkan bahwa tujuan utama dari pelaksanaan rapat koordinasi ini adalah untuk membangun kesadaran kolektif serta komitmen nyata antarpengelola kantin. Ia berharap kantin madrasah tidak sekadar menjadi tempat berbelanja jajanan semata, melainkan bertransformasi menjadi pusat penyedia makanan sehat yang mendukung penuh kesuksesan program madrasah sehat secara menyeluruh.

"Anak-anak kita adalah generasi penerus bangsa yang harus kita lindungi masa depannya, dimulai dari apa yang mereka makan setiap hari di madrasah, kita berharap kantin madrasah tidak sekadar menjadi tempat berbelanja jajanan semata, melainkan bertransformasi menjadi pusat penyedia makanan sehat yang mendukung penuh kesuksesan program madrasah sehat secara menyeluruh," pungkasnya penuh harap.

Dalam kesempatan tersebut, Ummiati menambahkan bahwa pengawasan ketat mutlak diperlukan demi mencegah segala potensi gangguan kesehatan sejak dini. Ia juga menjelaskan bahwa pihak madrasah telah memaparkan beberapa poin penting yang wajib dipatuhi oleh seluruh pedagang tanpa terkecuali, di antaranya adalah kewajiban menutup rapat setiap makanan dan minuman yang dijajakan guna menghindari paparan debu, kotoran, maupun serangga pembawa penyakit seperti lalat.

Selanjutnya, Ummiati menegaskan bahwa penggunaan air bersih yang memenuhi standar kesehatan juga menjadi syarat mutlak dalam setiap proses pengolahan makanan harian. Larangan keras turut dikeluarkan terhadap peredaran bahan tambahan pangan berbahaya yang kerap disalahgunakan, seperti formalin, boraks, pewarna tekstil, serta penggunaan pemanis buatan yang melampaui batas aman. Pengawasan ketat ini diberlakukan demi memberikan rasa aman bagi para orang tua murid ketika anak-anak mereka mengonsumsi jajanan di lingkungan madrasah.

Tidak hanya fokus pada kualitas makanannya saja, para pengelola kantin juga ia himbau untuk senantiasa menjaga penampilan diri agar tetap rapi, mengenakan pakaian yang bersih, serta merawat kebersihan area sekitar tempat berjualan. Kebersihan diri pedagang dinilai memegang peranan yang sangat penting dalam menjaga higienitas keseluruhan makanan yang disajikan kepada para siswa.

Menanggapi arahan yang disampaikan oleh pihak pimpinan madrasah, para penjual kantin menyambutnya dengan antusiasme tinggi serta iktikad baik. Mereka secara sukarela menyatakan kesiapan diri untuk mengikuti seluruh standar operasional prosedur kebersihan dan kesehatan yang telah ditetapkan demi keamanan bersama.

Salah satu perwakilan pedagang kantin, Siti, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian pihak madrasah terhadap kesehatan para siswa sekaligus kelangsungan usaha kecil mereka. Ia menyatakan secara langsung bahwa dirinya dan rekan-rekan sesama pedagang merasa sangat terbimbing melalui adanya kegiatan koordinasi yang edukatif ini.

Sebelum menutup pernyataanya, Siti juga mengungkapkan rasa syukurnya karena para pedagang mendapatkan wawasan baru mengenai pentingnya memilih bahan baku yang sehat dan berkualitas tinggi. Ia berharap kerja sama yang harmonis antara pihak madrasah dan para penyedia jajanan ini dapat terus terjalin dengan baik demi kemajuan bersama kedepannya. (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post