Loading...

  • Kamis, 10 September 2026

Utus 6 Siswa Pilihan di Ajang OMI, MIN 3 Asahan Siap Bersaing di Kancah Regional

Terlihat para peserta OMI sedang berdoa sebelum menjawab soal yang disajikan di layar laptop mereka

Pulau Rakyat (Humas) - Enam orang siswa pilihan dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan resmi dilepas untuk mengikuti kompetisi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat kabupaten yang diselenggarakan pada hari Rabu, (09/09). Keberangkatan para delegasi MIN 3 Asahan ini merupakan momentum penting bagi madrasah dalam rangka mengukur kemampuan akademik serta memotivasi peserta didik agar terus mencintai dunia sains dan riset sejak usia dini.

Guru pendamping OMI MIN 3 Asahan, Uci Humairah Daulay, yang turut mengawal para siswa sejak pembukaan, memaparkan betapa tingginya antusiasme sekaligus ketatnya atmosfer kompetisi pada ajang tingkat kabupaten tahun ini. Ia menjelaskan bahwa pihak madrasah telah melakukan berbagai persiapan matang, termasuk tahapan seleksi internal yang sangat disiplin jauh hari sebelum keberangkatan, guna menyaring bibit-bibit unggul dari berbagai bidang studi.

"Persaingan di OMI tahun ini sangat luar biasa ketat karena mempertemukan siswa-siswi terbaik dari berbagai madrasah. Tentu saja, MIN 3 Asahan tidak ingin hanya menjadi penonton atau tertinggal dalam mengambil bagian. Kami hadir di sini untuk membuktikan bahwa anak-anak kita mampu bersaing secara kompetitif dan menorehkan prestasi gemilang di kancah regional," tegas Uci dengan nada optimis.

 

Lebih lanjut, Uci menekankan bahwa pihak madrasah tidak main-main dalam menggembleng para delegasi. Proses penyaringan dirancang sedemikian rupa untuk menguji tidak hanya penguasaan materi pokok, tetapi juga ketangguhan psikologis anak-anak saat menghadapi tekanan soal ujian nantinya.

"Sebelum sampai pada titik ini, seleksi internal yang sangat ketat telah mendahului keberangkatan mereka. Hal ini sengaja kami terapkan guna memastikan bahwa siswa-siswi yang dikirim benar-benar memiliki kapabilitas akademis yang mumpuni serta kesiapan mental yang matang. Melihat dedikasi mereka, kami sangat yakin mereka siap bertarung secara sehat," pungkasnya.

Dalam ajang kompetisi tahun ini, keenam siswa terpilih akan berlaga dan berjuang mengharumkan nama almamater pada dua cabang bidang lomba utama, yaitu bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) serta bidang Matematika. Pemilihan kedua bidang ini didasarkan pada minat serta rekam jejak prestasi akademik para siswa yang menonjol selama mengikuti kegiatan pembelajaran intrakurikuler dan ekstrakurikuler di madrasah.

Daftar lengkap siswa perwakilan MIN 3 Asahan yang bertanding terdiri dari dua kelompok bidang studi. Untuk cabang perlombaan Bidang IPAS, madrasah diwakili oleh tiga peserta didik cerdas yaitu Ahmad Anwar, Lanika Alifiya Hidayat, dan Syafira Azzahra Pohan. Sementara itu, untuk cabang perlombaan Bidang Matematika, delegasi yang diturunkan juga berjumlah tiga orang yakni Fauzan Arrasyid, Azzam Aqil, dan Annasya Saila.

Dilokasi berbeda, Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, menyampaikan rasa bangga serta apresiasi yang mendalam atas kerja keras dan dedikasi seluruh pihak yang terlibat dalam mempersiapkan keberangkatan para peserta didik. Beliau mengungkapkan bahwa terpilihnya keenam siswa ini adalah bukti nyata dari proses pembinaan yang berjalan konsisten di lingkungan madrasah. Persiapan intensif berupa bimbingan khusus telah diberikan oleh para guru pembimbing demi memaksimalkan potensi anak didik.

Lebih lanjut, Ummiati Nasution, menjelaskan secara langsung mengenai maksud dan tujuan dari keikutsertaan madrasah dalam ajang bergengsi ini. Ia menyatakan bahwa keikutsertaan dalam OMI bukan sekadar memburu piala atau predikat juara semata, melainkan sebuah sarana strategis untuk membangun mental kompetitif, menguji daya nalar kritis siswa, serta menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak sejak dini agar kelak siap menghadapi tantangan zaman yang semakin kompetitif di masa depan.

"Tujuan utama kita mengikuti OMI tingkat kabupaten ini adalah untuk menggali, menyalurkan, serta mengembangkan potensi akademik peserta didik secara optimal, khususnya pada bidang sains dan matematika yang menjadi fondasi penting ilmu pengetahuan," ujar Ummiati Nasution via panggilan telepon

Dikesempatan yang sama, Ummiati juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini sangat penting untuk melatih keberanian mental anak-anak didik agar terbiasa berpikir kritis, analitis, dan solutif dalam menyelesaikan berbagai bentuk persoalan tingkat tinggi. Melalui ajang ini, karakter tangguh dan pantang menyerah diharapkan dapat tertanam kuat di dalam jiwa setiap siswa perwakilan MIN 3 Asahan yang sedang berjuang di arena perlombaan.

Antusiasme tinggi juga terpancar langsung dari para peserta didik yang diutus, salah satunya diungkapkan oleh Ahmad Anwar yang mewakili rekan-rekannya di bidang IPAS. Ia menyampaikan rasa syukur, kebanggaan, serta kesiapan mentalnya bersama teman-teman seperjuangan untuk memberikan penampilan terbaik demi membawa pulang hasil yang membanggakan bagi seluruh warga besar MIN 3 Asahan tercinta.

"Kami tentu merasa sangat bangga dan bersemangat bisa dipercaya mewakili sekolah tercinta ini, dan kami berjanji akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjawab seluruh soal dengan teliti serta mempersembahkan prestasi terbaik untuk MIN 3 Asahan," ungkap Ahmad Anwar dengan penuh rasa percaya diri sesaat sebelum memasuki ruangan kompetisi. (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post