Terlihat para peserta OMI sedang berdoa sebelum menjawab soal yang disajikan di layar laptop mereka
Pulau Rakyat (Humas) - Enam orang siswa
pilihan dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan resmi dilepas untuk
mengikuti kompetisi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat kabupaten yang
diselenggarakan pada hari Rabu, (09/09). Keberangkatan para delegasi MIN 3
Asahan ini merupakan momentum penting bagi madrasah dalam rangka mengukur
kemampuan akademik serta memotivasi peserta didik agar terus mencintai dunia
sains dan riset sejak usia dini.
Guru pendamping OMI MIN 3 Asahan, Uci
Humairah Daulay, yang turut mengawal para siswa sejak pembukaan, memaparkan
betapa tingginya antusiasme sekaligus ketatnya atmosfer kompetisi pada ajang
tingkat kabupaten tahun ini. Ia menjelaskan bahwa pihak madrasah telah
melakukan berbagai persiapan matang, termasuk tahapan seleksi internal yang
sangat disiplin jauh hari sebelum keberangkatan, guna menyaring bibit-bibit
unggul dari berbagai bidang studi.
"Persaingan di OMI tahun ini sangat
luar biasa ketat karena mempertemukan siswa-siswi terbaik dari berbagai
madrasah. Tentu saja, MIN 3 Asahan tidak ingin hanya menjadi penonton atau
tertinggal dalam mengambil bagian. Kami hadir di sini untuk membuktikan bahwa
anak-anak kita mampu bersaing secara kompetitif dan menorehkan prestasi
gemilang di kancah regional," tegas Uci dengan nada optimis.
Lebih lanjut, Uci menekankan bahwa pihak
madrasah tidak main-main dalam menggembleng para delegasi. Proses penyaringan
dirancang sedemikian rupa untuk menguji tidak hanya penguasaan materi pokok,
tetapi juga ketangguhan psikologis anak-anak saat menghadapi tekanan soal ujian
nantinya.
"Sebelum sampai pada titik ini,
seleksi internal yang sangat ketat telah mendahului keberangkatan mereka. Hal
ini sengaja kami terapkan guna memastikan bahwa siswa-siswi yang dikirim
benar-benar memiliki kapabilitas akademis yang mumpuni serta kesiapan mental
yang matang. Melihat dedikasi mereka, kami sangat yakin mereka siap bertarung
secara sehat," pungkasnya.
Dalam ajang kompetisi tahun ini, keenam
siswa terpilih akan berlaga dan berjuang mengharumkan nama almamater pada dua
cabang bidang lomba utama, yaitu bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)
serta bidang Matematika. Pemilihan kedua bidang ini didasarkan pada minat serta
rekam jejak prestasi akademik para siswa yang menonjol selama mengikuti
kegiatan pembelajaran intrakurikuler dan ekstrakurikuler di madrasah.
Daftar lengkap siswa perwakilan MIN 3
Asahan yang bertanding terdiri dari dua kelompok bidang studi. Untuk cabang
perlombaan Bidang IPAS, madrasah diwakili oleh tiga peserta didik cerdas yaitu
Ahmad Anwar, Lanika Alifiya Hidayat, dan Syafira Azzahra Pohan. Sementara itu,
untuk cabang perlombaan Bidang Matematika, delegasi yang diturunkan juga
berjumlah tiga orang yakni Fauzan Arrasyid, Azzam Aqil, dan Annasya Saila.
Dilokasi berbeda, Kepala MIN 3 Asahan,
Ummiati Nasution, menyampaikan rasa bangga serta apresiasi yang mendalam atas
kerja keras dan dedikasi seluruh pihak yang terlibat dalam mempersiapkan
keberangkatan para peserta didik. Beliau mengungkapkan bahwa terpilihnya keenam
siswa ini adalah bukti nyata dari proses pembinaan yang berjalan konsisten di
lingkungan madrasah. Persiapan intensif berupa bimbingan khusus telah diberikan
oleh para guru pembimbing demi memaksimalkan potensi anak didik.
Lebih lanjut, Ummiati Nasution,
menjelaskan secara langsung mengenai maksud dan tujuan dari keikutsertaan madrasah
dalam ajang bergengsi ini. Ia menyatakan bahwa keikutsertaan dalam OMI bukan
sekadar memburu piala atau predikat juara semata, melainkan sebuah sarana
strategis untuk membangun mental kompetitif, menguji daya nalar kritis siswa,
serta menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak sejak dini agar kelak siap
menghadapi tantangan zaman yang semakin kompetitif di masa depan.
"Tujuan utama kita mengikuti OMI
tingkat kabupaten ini adalah untuk menggali, menyalurkan, serta mengembangkan
potensi akademik peserta didik secara optimal, khususnya pada bidang sains dan
matematika yang menjadi fondasi penting ilmu pengetahuan," ujar Ummiati
Nasution via panggilan telepon
Dikesempatan yang sama, Ummiati juga
menambahkan bahwa kegiatan semacam ini sangat penting untuk melatih keberanian
mental anak-anak didik agar terbiasa berpikir kritis, analitis, dan solutif
dalam menyelesaikan berbagai bentuk persoalan tingkat tinggi. Melalui ajang
ini, karakter tangguh dan pantang menyerah diharapkan dapat tertanam kuat di
dalam jiwa setiap siswa perwakilan MIN 3 Asahan yang sedang berjuang di arena
perlombaan.
Antusiasme tinggi juga terpancar langsung
dari para peserta didik yang diutus, salah satunya diungkapkan oleh Ahmad Anwar
yang mewakili rekan-rekannya di bidang IPAS. Ia menyampaikan rasa syukur,
kebanggaan, serta kesiapan mentalnya bersama teman-teman seperjuangan untuk
memberikan penampilan terbaik demi membawa pulang hasil yang membanggakan bagi
seluruh warga besar MIN 3 Asahan tercinta.
"Kami tentu merasa sangat bangga dan
bersemangat bisa dipercaya mewakili sekolah tercinta ini, dan kami berjanji
akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjawab seluruh soal dengan teliti
serta mempersembahkan prestasi terbaik untuk MIN 3 Asahan," ungkap Ahmad
Anwar dengan penuh rasa percaya diri sesaat sebelum memasuki ruangan kompetisi.
(Wh)