para siswa mendengarkan arahan dari Wakil Kepala Madrasah Bidang Kepesertadidikan sebelum memulainya doa bersama
Pulau
Rakyat (Humas) — Ratusan siswa bersama jajaran dewan guru Madrasah Ibtidaiyah
Negeri (MIN) 3 Asahan melangsungkan kegiatan doa bersama di halaman lokasi
belajar sementara pada Rabu, 09/09/2026, guna memohon kelancaran serta
keberhasilan bagi para siswa yang terpilih sebagai delegasi resmi untuk
bertarung dalam ajang kompetisi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Jenjang
Madrasah Ibtidaiyah Tingkat Kabupaten Asahan.
Kepala
MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, menyampaikan bahwa pelaksanaan doa bersama
tersebut memang sengaja diagendakan secara khusus oleh pihak madrasah dengan
tujuan utama untuk menanamkan pondasi spiritual yang kuat dan mengiringi setiap
ikhtiar lahiriah peserta didik selama masa karantina belajar, sekaligus
memberikan dukungan moral serta memohon kemudahan kepada Sang Pencipta agar
seluruh wakil madrasah diberikan kelancaran dalam menjawab setiap soal ujian
nantinya.
Dikesempatan
yang sama, Ummiati Nasution, menyampaikan bahwa pelaksanaan doa bersama
tersebut memang sengaja diagendakan secara khusus oleh pihak madrasah dengan tujuan
utama untuk menanamkan pondasi spiritual yang kuat dan mengiringi setiap
ikhtiar lahiriah peserta didik selama masa karantina belajar, sekaligus
memberikan dukungan moral serta memohon kemudahan kepada Sang Pencipta agar
seluruh wakil madrasah diberikan kelancaran dalam menjawab setiap soal ujian
nantinya. Ummiati juga menambahkan bahwa kekuatan doa bersama ini diyakini
mampu melapangkan dada para siswa, menjernihkan pikiran mereka, serta
menumbuhkan rasa percaya diri yang tinggi saat berhadapan langsung dengan para
peserta cerdas dari berbagai daerah lain.
"Kami
tidak hanya ingin anak-anak pintar secara akademis, tetapi juga memiliki
kedekatan spiritual yang kuat kepada Allah SWT agar setiap usaha belajar mereka
berbuah manis dan membawa berkah bagi lembaga pendidikan kita tercinta
ini." Ujar Ummiati kepada Tim Humas Madrasah.
Wakil
Kepala Madrasah Bidang Kepesertadidikan, Rahmayani, turut membagikan kesannya
mengenai pelaksanaan doa bersama tersebut dengan menuturkan bahwa antusiasme
serta pancaran ketulusan dari wajah anak-anak didik sangat terasa nyata
sepanjang jalannya prosesi sejak pagi hari sehingga berhasil menciptakan
gelombang getaran haru di tengah barisan para peserta didik yang hadir di
lapangan.
"Kami
selaku guru pembimbing merasa terharu sekaligus bangga melihat semangat
anak-anak kita, dan kami berharap doa bersama ini mampu melipatgandakan energi
positif serta ketenangan mental mereka di arena kompetisi OMI nanti," ungkapnya
Rahmayani
menuturkan bahwa seluruh rangkaian doa tersebut ditutup dengan sesi bersalaman
dan berpelukan hangat antara guru dan siswa, di mana para guru memberikan
berbagai petuah penyemangat agar para delegasi senantiasa menjaga kesehatan
fisik maupun mental menjelang hari keberangkatan lomba. Lebih lanjut, ia juga
menyampaikan bahwa dukungan moral yang luar biasa tidak hanya datang dari
internal madrasah, tetapi gelombang restu dan doa turut mengalir deras dari
para orang tua wali murid yang secara sukarela ikut mendampingi anak-anak
mereka di sekitar area halaman madrasah.
"Kami
sangat berharap momentum sakral ini mampu menjadi pelecut semangat juang yang
tangguh bagi para delegasi OMI MIN 3 Asahan untuk membuktikan kualitas madrasah
di kancah kabupaten hingga provinsi, sekaligus mengharumkan nama baik dunia
pendidikan daerah," tutup Rahmayani. (Wh)