Loading...

  • Kamis, 10 September 2026

Serap Ilmu dan Motivasi! Guru Pendamping OMI MIN 3 Asahan Ikuti Bimbingan Kakan Kemenag di MTs Swasta Ismailiyah Aek Loba Pekan

Kakan Kemenag Kabupaten Asahan sedang memberikan bimbingan dan arahan dihadapan para guru pendamping

Pulau Rakyat (Humas) – Dua guru pendamping kontingen MIN 3 Asahan, Wahyudi dan Uci Humairah Daulay, tampak antusias dan saksama mengikuti bimbingan serta arahan langsung dari Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Asahan. Kegiatan ini berlangsung di sela-sela perhelatan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tingkat Kabupaten Asahan yang dipusatkan di MTs Swasta Ismailiyah Aek Loba Pekan. (09/09)

Dalam arahannya, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Asahan, H. Abdul Manan, MA., saat mengawali sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi mendalam kepada seluruh guru pendamping utusan dari masing-masing madrasah. Ia memuji tingkat kedisiplinan para pahlawan tanpa tanda jasa tersebut yang hadir tepat waktu dan tidak ada satu pun yang terlambat. Menurutnya, kedisiplinan ini sangat penting sehingga tidak menghambat jalannya kompetisi OMI dan acara dapat berlangsung sesuai jadwal.

Lebih lanjut, Abdul Manan menegaskan bahwa OMI adalah ajang yang sangat bergengsi di lingkungan pendidikan madrasah. Oleh karena itu, Kakan Kemenag mengimbau agar ke depannya kompetisi ini sebaiknya diikuti oleh seluruh madrasah di Kabupaten Asahan.

"Keikutsertaan dalam OMI ini sangat penting. Bagi para siswa, ini adalah kesempatan emas untuk menambah pengalaman bertanding dan mengasah mental juara. Sementara bagi para guru, hasil dari ajang ini dapat menjadi tolak ukur dan bahan evaluasi terhadap efektivitas materi yang selama ini diajarkan di dalam kelas," jelas Kakan Kemenag di hadapan para peserta dan guru.

Untuk menunjang kualitas pendidikan madrasah yang semakin maju, Abdul Manan, juga memberikan motivasi khusus kepada para tenaga pendidik. Ia mendorong seluruh guru pendamping agar tidak cepat berpuas diri dan terus memperbanyak buku referensi bacaan. Dengan literatur yang kaya, diharapkan para guru dapat memberikan bimbingan yang lebih mendalam dan relevan dengan perkembangan keilmuan saat ini.

Menanggapi arahan inspiratif tersebut, Wahyudi selaku guru pendamping dari MIN 3 Asahan mengungkapkan bahwa bimbingan dari Kakan Kemenag semakin memompa semangat mereka. Ia menyadari betul pentingnya evaluasi materi dan pengembangan literasi guru.

"Kami memiliki komitmen penuh untuk terus mendampingi anak-anak. Pesan Bapak Kakan Kemenag agar kami memperbanyak buku referensi menjadi motivasi tersendiri bagi kami untuk terus belajar demi mencetak bibit-bibit unggul ilmuwan muda madrasah yang berakhlak mulia," tutur Wahyudi di lokasi kegiatan.

Sementara itu, Uci Humairah Daulay yang juga merupakan guru pendamping MIN 3 Asahan, menyatakan kesiapan maksimal timnya. Ia mengungkapkan bahwa peserta didik yang diutus telah digembleng melalui pembekalan dan pelatihan intensif.

"Anak-anak telah kami bekali dengan berbagai materi latihan soal. Kami mendampingi mereka dengan penuh kebanggaan dan kedisiplinan seperti yang diharapkan Bapak Kakan Kemenag. Harapannya, anak-anak bisa mengerjakan soal dengan tenang dan sukses mengharumkan nama madrasah hingga ke tingkat nasional," ungkap Uci Humairah Daulay.

Di tempat terpisah, Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, turut memberikan dukungan penuhnya kepada para guru pendamping dan siswa yang sedang berjuang. Ia menegaskan bahwa pembinaan karakter dan akademis secara berkesinambungan adalah kunci keberhasilan madrasah. Menurutnya, melalui sinergi yang harmonis antara kedisiplinan guru pendamping seperti Wahyudi dan Uci Humairah Daulay, bimbingan inspiratif Kakan Kemenag, serta semangat pantang menyerah dari peserta didik, dunia pendidikan madrasah di Kabupaten Asahan optimis dapat terus melahirkan generasi cerdas, inovatif, dan berdaya saing. (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post