Loading...

  • Selasa, 13 Januari 2026

Upacara Api Unggun, Pembina Sampaikan Makna Api Unggun didalam Kehidupan Sehari-hari

Para Petugas Sedang Menyulutkan Api

Pulau Rakyat (Humas) – Kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu (PERSAMI) Gugus Depan (Gudep) 03.071-03.072 Pangkalan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan mencapai puncaknya dengan digelarnya upacara api unggun. Acara ini berlangsung khidmat dan penuh makna di halaman madrasah yang telah disulap menjadi arena perkemahan. (16/11/2024)

Upacara api unggun ini dipimpin langsung oleh Kepala MIN 3 Asahan sekaligus sebagai Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Ka. Mabigus) 03.071-03.072, Tohiruddin Hasibuan, S.Pd., M.M,. Dalam sambutannya, Tohiruddin menyampaikan pesan mendalam tentang makna api unggun dalam kehidupan sehari-hari.

"Api unggun yang disusun dari berbagai jenis kayu melambangkan keberagaman. Sebagaimana kayu-kayu tersebut menyatu untuk menghasilkan api yang menyala, kita juga harus menghargai perbedaan dan bersama-sama menciptakan harmoni," ujarnya.

Makna kedua yang disampaikan adalah mengenai api unggun yang menyala, sebagai simbol semangat belajar yang harus terus berkobar.

"Sebagai pramuka, adik-adik harus memiliki motivasi tinggi untuk terus belajar dan berkembang, sehingga mampu menjadi individu yang bermanfaat," lanjutnya.

Selain itu, Tohiruddin juga menjelaskan makna cahaya terang dari api unggun. "Insan pramuka harus menjadi penerang bagi orang-orang di sekelilingnya, memberikan inspirasi, kebaikan, dan semangat dalam kehidupan bermasyarakat," imbuhnya.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta PERSAMI, yang terdiri dari 56 siswa-siswi kelas 4 hingga 6 MIN 3 Asahan. Upacara ini menjadi momen yang sangat dinanti, karena tidak hanya sarat nilai-nilai kepramukaan, tetapi juga membangkitkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan di antara para peserta.

Api unggun yang dinyalakan malam itu tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga memberikan suasana hangat dan menyemarakkan acara. Para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian acara yang dilanjutkan dengan tari-tarian, yel-yel pramuka, dan nyanyian bersama.

Kemeriahan upacara api unggun ini turut disaksikan oleh para pembina pramuka, guru-guru MIN 3 Asahan, orangtua siswa serta penegak dari Dewan Kerja Ranting Kecamatan Aek Kuasan yang membantu pelaksanaan acara. Kebersamaan yang tercipta malam itu meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir.

Melalui kegiatan ini, pihak madrasah berharap para peserta tidak hanya mengenal nilai-nilai kepramukaan, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

"Api unggun ini adalah simbol dari semangat yang harus terus menyala di hati setiap insan pramuka. Jangan biarkan semangat itu padam," pungkas Tohiruddin. (wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post