Lindungi Kesehatan Generasi Madrasah, Puskesmas Rawang Pasar IV Gelar BIAS di MTsN 1 Asahan
Lindungi Kesehatan Generasi Madrasah, Puskesmas Rawang Pasar IV Gelar BIAS di MTsN 1 Asahan
Loading...
Kisaran
(Humas) — Dalam
upaya meningkatkan kualitas layanan perpustakaan sekaligus mendorong
transformasi digital di lingkungan madrasah, MTs Negeri 1 Asahan mulai
melakukan uji coba sistem kunjungan perpustakaan berbasis barcode bagi murid.
Inovasi
tersebut menjadi salah satu langkah MTsN 1 Asahan dalam menghadirkan layanan
perpustakaan yang lebih efektif, tertib, dan terdokumentasi. Melalui sistem
ini, proses pencatatan kunjungan murid yang sebelumnya dilakukan secara manual
mulai diarahkan ke sistem digital.
Dalam
pelaksanaannya, setiap murid yang mengikuti uji coba memiliki kode barcode/QR
Code yang terhubung dengan data identitas masing-masing. Ketika murid
berkunjung ke perpustakaan, barcode tersebut dipindai oleh petugas perpustakaan
sehingga data kunjungan dapat tercatat secara otomatis, meliputi nama murid,
kelas, tanggal, dan waktu kunjungan.
Sistem
kunjungan tersebut memanfaatkan Aplikasi Scan Barcode/QR Code sebagai
media pencatatan dan pengelolaan data. Dengan sistem ini, petugas perpustakaan
dapat melakukan pemantauan dan rekapitulasi data kunjungan secara lebih mudah.
Kepala MTsN
1 Asahan, Abdul Kadir Sinaga, M.Pd., menyampaikan bahwa pemanfaatan
teknologi dalam layanan perpustakaan merupakan bagian dari upaya madrasah untuk
meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta murid.
“Ini masih
dalam tahap uji coba. Tentunya akan terus kita evaluasi dan sempurnakan agar
sistem ini benar-benar dapat memberikan kemudahan bagi murid maupun petugas
perpustakaan,” ujarnya.
Menurutnya,
pencatatan kunjungan secara digital juga dapat memberikan data yang lebih
terstruktur mengenai aktivitas murid di perpustakaan. Data tersebut nantinya
dapat digunakan sebagai bahan evaluasi untuk melihat tingkat kunjungan murid
berdasarkan hari, bulan, kelas, maupun masing-masing murid.
Selain
mempermudah administrasi, penerapan barcode diharapkan dapat menumbuhkan
kebiasaan murid untuk memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar.
Perpustakaan tidak hanya menjadi tempat meminjam dan membaca buku, tetapi juga
menjadi ruang bagi murid untuk mencari informasi, belajar, dan mengembangkan
wawasan.
Dengan
adanya sistem kunjungan berbasis barcode, MTsN 1 Asahan berharap pengelolaan
perpustakaan menjadi semakin tertib dan modern serta mampu mendukung
peningkatan budaya literasi di kalangan murid. Tutup (Az)
Lindungi Kesehatan Generasi Madrasah, Puskesmas Rawang Pasar IV Gelar BIAS di MTsN 1 Asahan
Tingkatkan Layanan Literasi, MTsN 1 Asahan Uji Coba Kunjungan Perpustakaan Berbasis Barcode
Kepala Perpustakaan MTsN 1 Asahan Ikuti Sosialisasi Budaya Baca dan Literasi