Semarak Maulid Nabi, Penyuluh Agama Islam BP. Mandoge Sampaikan Syiar dan Keteladanan Rasulullah SAW
Momentum Maulid Nabi menjadi ruang memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW
Loading...
Bandar pasir Mandoge - — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi juga menjadi ruang untuk kembali meneladani akhlak, perjuangan, dan ajaran beliau dalam kehidupan sehari-hari. Semangat tersebut turut mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh PT. Sari Persada Raya di Masjid Alfalah, Desa Huta Bagasan, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kamis (17/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Ahmad Ilham Dalimunte, S. Sos.I, turut mengambil bagian dalam syiar keislaman. Kehadiran penyuluh agama dalam kegiatan keagamaan di tengah masyarakat menjadi salah satu bentuk upaya memperluas jangkauan dakwah dan memberikan penguatan nilai-nilai keislaman.
Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum yang relevan untuk mengingat kembali bagaimana Rasulullah SAW membangun kehidupan yang berlandaskan keimanan, akhlak mulia, kasih sayang, serta kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut tentunya tidak hanya untuk dikenang dalam sebuah peringatan, tetapi diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bagi masyarakat, kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi memiliki makna lebih luas daripada sekadar seremoni. Ia dapat menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, sekaligus memperkuat semangat dalam menjalankan ajaran Islam.
Keterlibatan Penyuluh Agama Islam dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan pentingnya peran penyuluh dalam membangun komunikasi keagamaan bersama masyarakat. Syiar keislaman dapat dilakukan melalui berbagai ruang, termasuk kegiatan keagamaan yang diselenggarakan oleh perusahaan dan lingkungan masyarakat. Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini, nilai-nilai keteladanan Rasulullah diharapkan terus hidup dan menjadi inspirasi dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia
Momentum Maulid Nabi menjadi ruang memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW
Menjaga aset negara bukan sekadar urusan administrasi
Selama 4 bulan, mereka akan belajar langsung di KUA BP. Mandoge