Gemilang! Penyuluh Agama Islam Kisaran Timur Sukses Jadi Tuan Rumah Rakor Pokjaluh Islam, Dibuka Langsung Kakankemenag Asahan
Bimbingan Penyuluhan Peningkatan Kompetensi
Loading...
Kisaran (Humas) — Semangat berbagi dan kepedulian di bulan suci Ramadhan kembali ditunjukkan oleh Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Asahan melalui kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat serta buka puasa bersama yang berlangsung penuh kehangatan . Kegiatan Berbagi Takjil ini dimulai Tanggal 2 - 6 Maret 2026.
Kegiatan berbagi takjil tersebut dilaksanakan akhir kegiatan pada Jum'at, 6 Maret 2026 di pelataran jalan depan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan. Para Penyuluh Agama Islam dengan penuh semangat membagikan makanan dan minuman berbuka puasa kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan dan warga sekitar yang melintas.
Aksi sosial ini disambut antusias oleh masyarakat, terutama anak-anak dan warga yang melintas, yang tampak bahagia menerima takjil sebagai hidangan berbuka puasa. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial serta wujud dakwah yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat.
Setelah kegiatan berbagi takjil, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang diikuti oleh para Penyuluh Agama Islam, Pegawai Kemenag Asahan . Suasana penuh kekeluargaan terlihat saat seluruh peserta duduk bersama menikmati hidangan berbuka puasa, mempererat silaturahmi serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di momentum Ramadhan yang penuh berkah.
Raja Dedi Hermansyah selaku Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Asahan dalam penjelasannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dakwah sosial yang dilakukan oleh para Penyuluh Agama Islam untuk menghadirkan nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan kasih sayang di tengah masyarakat.
Menurutnya, Ramadhan bukan hanya tentang meningkatkan ibadah secara pribadi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperbanyak amal kebaikan serta berbagi kepada sesama.
“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kita ingin menumbuhkan semangat kepedulian serta mempererat hubungan antara penyuluh agama dengan masyarakat. Dakwah tidak hanya melalui ceramah, tetapi juga melalui aksi nyata yang membawa manfaat dan kebahagiaan bagi orang lain,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan dakwah yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa Penyuluh Agama Islam tidak hanya hadir sebagai penyampai pesan keagamaan, tetapi juga sebagai penggerak kebaikan serta perekat kebersamaan di tengah masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan yang penuh rahmat dan keberkahan. (RH)
Bimbingan Penyuluhan Peningkatan Kompetensi
Bimbingan Penyuluhan Konsultasi
Bimbingan Penyuluhan Tatap Muka Dengan Majelis Taklim Al-Ikhlas