Loading...

  • Rabu, 06 Mei 2026

Seleksi Ketat Paskibra MIN 3 Asahan, 22 Siswa Lulus Sebagai Petugas HUT ke-80 RI

Pembina sedang mengumumkan hasil seleksi Paskibra dihadapan 36 siswa

Pulau Rakyat ( Humas) - MIN 3 Asahan menggelar pengumuman hasil seleksi anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) untuk peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Acara yang berlangsung di halaman utama madrasah ini menandai dimulainya babak baru bagi 22 siswa terpilih yang akan mengemban tugas mulia mengibarkan sang Merah Putih pada tanggal 17 Agustus 2025 mendatang. (05/08/2025)

Kegiatan seleksi yang telah berjalan beberapa waktu lalu ini diikuti oleh 36 siswa-siswi terbaik MIN 3 Asahan. Mereka telah melalui serangkaian tes fisik, mental, dan kedisiplinan yang cukup ketat. Para peserta menunjukkan semangat juang yang luar biasa, berupaya keras untuk menjadi bagian dari tim Paskibra madrasah.

Antusiasme para siswa sangat terlihat, mereka berbaris rapi menunggu pengumuman dengan wajah tegang. Mereka menyadari betul bahwa menjadi anggota Paskibra adalah sebuah kehormatan besar.

Pengumuman ini menjadi momen krusial bagi seluruh peserta. Bagi yang lulus, ini adalah awal dari perjuangan yang lebih berat, yakni menjalani pelatihan intensif. Sementara bagi yang belum beruntung, ini adalah pembelajaran berharga tentang arti kegagalan dan semangat pantang menyerah.

Saat dimintai keterangan, Pembina Paskibra, Raju Apana Syahputra Nasution, S.Pd.SD., M.M., mengungkapkan bahwa proses seleksi ini berjalan dengan sangat transparan dan adil. “Kami menyeleksi 36 peserta dan hanya 22 siswa yang berhasil lulus, serta 14 siswa yang tidak lulus diharapkan tidak berkecil hati” ujarnya.

Menurut Raju, kriteria penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari postur tubuh, kesehatan fisik, hingga kemampuan baris-berbaris.

“Paskibra bukan hanya soal fisik, melainkan juga mental dan kedisiplinan yang tinggi. Kami mencari yang terbaik dari yang terbaik,” tegasnya.

Raju Apana Syahputra Nasution juga menyampaikan selamat kepada para peserta yang lulus.

“Para peserta yang dinyatakan lulus akan terus mengikuti latihan keterampilan baris berbaris (LKBB) dan formasi barisan yang akan digunakan saat pengibaran bendera merah putih.Pelatihan ini akan berlangsung intensif hingga hari H.” Ucapnya.

“Meskipun ada 14 orang siswa yang dinyatakan gagal untuk turut serta dalam mengibarkan bendera merah putih, kami berharap mereka tetap bersemangat,” kata Raju.

Raju melanjutkan, pelatihan yang akan mereka jalani tidak hanya fokus pada baris-berbaris, melainkan juga pembentukan karakter, kedisiplinan, dan rasa nasionalisme. Raju menekankan bahwa Paskibra adalah cerminan dari semangat persatuan dan kesatuan bangsa.

Kepala madrasah, Tohiruddin Hasibuan, S.Pd., M.M., turut memberikan pernyataan dari pengumuman tersebut. Tohiruddin menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta yang telah berani mengikuti seleksi. “Kalian semua adalah siswa-siswi yang hebat,” pujinya.

Tohiruddin Hasibuan juga memberikan pesan khusus kepada para siswa yang lulus untuk tidak berbangga diri namun terus berbenah diri.

“Bagi siswa yang dinyatakan lulus jangan berbesar hati dan berbangga diri, namun harus bersyukur dan terus berupaya memperbaiki diri agar lebih baik lagi.” Tuturnya.

Pesan ini disambut dengan anggukan mantap dari para siswa terpilih. Mereka menyadari bahwa tugas yang menanti tidaklah mudah, butuh kerendahan hati dan kerja keras. Mereka berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi madrasah dan bangsa.

“Begitu pula dengan yang belum beruntung, jangan sedih dan berpatah semangat, tingkatkan belajar agar kelak bisa ikut serta didalam kegiatan lainnya.” ucapnya memberikan motivasi.

Dengan demikian, dari 36 peserta yang mengikuti seleksi, 22 siswa berhasil mengukir prestasi dan lulus menjadi anggota Paskibra MIN 3 Asahan. Mereka akan menjadi garda terdepan dalam mengibarkan bendera merah putih pada upacara peringatan HUT ke-80 RI pada 17 Agustus 2025 mendatang.

Pelaksanaan tugas ini menjadi momen penting bagi MIN 3 Asahan. Paskibra madrasah diharapkan tidak hanya sekadar mengibarkan bendera, tetapi juga menjadi teladan bagi siswa-siswi lainnya dalam hal kedisiplinan dan rasa cinta tanah air. (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post