Loading...

  • Selasa, 21 Juli 2026

Perkuat Pengelolaan Dana dan Kualitas Pendidikan, Kakan Kemenag Asahan Buka Monev di MTs Al-Washliyah Prapat Janji

Fgbyhumaskemenagasahan

Kisaran (Humas) — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Asahan menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) serta Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) zona IV, Selasa (21/07/26). Kegiatan yang diikuti oleh pengelola dari 19 madrasah ini dipusatkan di MTs Al-Washliyah Prapat Janji, Kabupaten Asahan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kemenag (Kakankemenag) Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, MA., hadir secara langsung untuk memberikan pengarahan serta pembinaan kepada para Kepala Madrasah dan tenaga pendidik. Kehadiran beliau menegaskan komitmen Kemenag Asahan dalam mengawal transparansi, akuntabilitas, serta peningkatan mutu pendidikan di lingkungan madrasah.
Dalam bimbingan dan arahannya Kakankemenag Asahan didampingi Kasi Penmad Dr. Hj. Sri Muchlis, M
I. Kom., menekankan pentingnya meluruskan pemahaman mengenai esensi kegiatan monitoring tersebut. Beliau menegaskan bahwa tim Monev hadir bukan untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai tim pendamping yang siap memberikan pembinaan serta masukan konstruktif. Harapannya, penggunaan dana BOS dan BOP di setiap madrasah benar-benar tepat sasaran dan berjalan sesuai dengan koridor regulasi yang berlaku.
Lebih lanjut, Abdul Manan memacu semangat para pengelola pendidikan dengan mengingatkan integritas serta dedikasi dalam memajukan madrasah. Terlepas dari keterbatasan anggaran, beliau mengajak seluruh pihak untuk terus berjuang mati-matian mempertahankan eksistensi madrasah. Menurutnya, madrasah harus mampu berdiri sejajar dan memiliki daya saing yang sebanding dengan sekolah umum/SMP pada umumnya.
Menanggapi tantangan terkait penurunan jumlah siswa di beberapa lembaga, Abdul Mana meminta adanya sinergi yang makin erat antara Kepala Madrasah dan jajaran guru. Beliau mengimbau seluruh pihak untuk proaktif turun ke lapangan, bekerja sama mengedukasi masyarakat, serta menyampaikan nilai lebih pendidikan berbasis agama. Langkah ini dinilai krusial untuk kembali menumbuhkan minat dan kepercayaan para orang tua dalam menyekolahkan anaknya di madrasah.
Tak hanya soal kuantitas, peningkatan kualitas peserta didik juga menjadi perhatian utama. Kakankemenag menitipkan harapan besar kepada para guru agar tidak pernah lelah mengembangkan kompetensi, minat, dan bakat siswa-siswi. Melalui raihan prestasi serta karakter siswa yang unggul, nama baik madrasah dipastikan akan kian dikenal dan diperhitungkan secara positif oleh masyarakat luas.
Mengakhiri arahannya, Abdul Manan mengajak seluruh jajaran pendidik dan pengelola madrasah untuk memperkuat budaya gotong royong dan kebersamaan. Dengan semangat kolaborasi serta kerja keras dari 19 madrasah yang hadir, beliau optimistis kualitas pendidikan Islam di Kabupaten Asahan akan terus berkembang dan menjadi lebih baik di masa depan.(FR)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 05 May 2024
Lihat Semua Post