Loading...

  • Kamis, 23 April 2026

Pengawas Madrasah Sri Dewi Susanti,S.Pd Gelar Pelatihan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta Tahun 2025

Pelatihan Deef Learning Insersi Bersama Pengawas Madrasah
Pertahanan (Humas)- Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan serta memperkuat kompetensi para pendidik, Pengawas Madrasah menyelenggarakan kegiatan Pembinaan dan Pelatihan Deep Learning Insersi Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta serta Penguatan Administrasi Guru dan Kepala Madrasah Tingkat RA dan MI Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung pada hari Selasa, 02 Desember 2025 dan diikuti oleh seluruh kepala madrasah, guru RA, dan guru MI dengan antusias yang tinggi di laksanakan di aula VIP kantor Kemenag Kabupaten Asahan
Pelatihan tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam menyiapkan madrasah menghadapi tantangan perkembangan zaman, terutama dalam penerapan pembelajaran yang lebih bermakna, berkarakter, dan selaras dengan kurikulum terbaru. Melalui pendekatan deep learning, para guru diarahkan untuk lebih memahami strategi pembelajaran mendalam yang menekankan pada kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, serta penguatan nilai-nilai spiritual terutama nilai cinta dan kasih sayang yang menjadi ruh dalam Kurikulum Berbasis Cinta.
Pengawas Madrasah Sri Dewi Susanti, S.Pd.I dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendidikan tidak hanya tentang penyampaian materi, tetapi juga tentang bagaimana guru mampu menghadirkan pembelajaran yang menyentuh hati peserta didik. “Kurikulum Berbasis Cinta bukan sekadar metode, tetapi sebuah komitmen untuk menjadikan madrasah sebagai ruang yang penuh kasih, menghargai keberagaman, dan mencerdaskan dengan kelembutan. Guru maupun kepala madrasah harus mampu membangun suasana belajar yang humanis, nyaman, dan bermakna,” ungkap Sri Dewi Susanti.
Selain fokus pada pembelajaran, kegiatan ini juga menekankan pentingnya administrasi madrasah yang rapi, tertib, dan berstandar. Para peserta diberikan bimbingan terkait penyusunan perangkat pembelajaran, administrasi kelas, administrasi kepala madrasah, hingga pelaporan berbasis digital. Hal ini bertujuan agar semua proses pendidikan berjalan lebih sistematis,, dan terintegrasi dengan regulasi terbaru tahun 2025.
Pada sesi pelatihan, para guru dan kepala madrasah diajak untuk praktik langsung menyusun perangkat deep learning secara insersi ke dalam kegiatan harian madrasah. Pengawas Madrasah memberikan contoh konkret bagaimana nilai cinta dapat diintegrasikan dalam setiap fase pembelajaran, mulai dari kegiatan pendahuluan, inti, hingga penutup. Guru juga dilatih membuat asesmen autentik yang tidak hanya mengukur kognitif, tetapi juga sikap, empati, dan karakter peserta didik.
Kepala Madrasah Dr. H. Hadi Rafitra Hasibuan, S.Ag.M.A dan guru MIN 7 Asahan Mawaddah Sima, S.Pd tampak sangat antusias mengikuti setiap materi. Pada saat pelatihan seluruh peserta aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta berbagi pengalaman mengenai tantangan yang dihadapi di madrasah masing-masing. Banyak guru merasa bahwa pelatihan ini membuka wawasan baru dan memberikan semangat untuk mengembangkan proses belajar mengajar yang lebih hidup dan relevan dengan kebutuhan anak di era digital.
Mawaddah Sima, S.Pd menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini. “Materi hari ini sangat membantu kami memahami bagaimana mengintegrasikan nilai cinta dalam pembelajaran. Siswa-siswi MIN 7 Asahan sangat butuh pendekatan yang lembut, dan pelatihan ini memberikan banyak inspirasi,” ujar Mawaddah Sima
Di akhir kegiatan, Pengawas Madrasah menegaskan bahwa pelatihan ini bukanlah titik akhir, tetapi awal dari komitmen bersama mewujudkan madrasah yang unggul, berkarakter, dan berlandaskan cinta. Sri Dewi Susanti berharap seluruh guru dan kepala madrasah dapat menerapkan ilmu yang didapatkan dalam kegiatan ini sehingga dampaknya benar-benar terasa pada peningkatan kualitas peserta didik.
Dengan terselenggaranya pembinaan dan pelatihan ini, diharapkan RA dan MI di bawah binaan pengawas Sri Dewi Susanti, S.Pd.I mampu menjadi madrasah yang lebih inovatif, tertib administrasi, dan memancarkan nilai-nilai cinta dalam setiap kegiatan pendidikan. (ms)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 10 October 2024
Lihat Semua Post