Loading...

  • Kamis, 23 April 2026

Pengawas Madrasah Melaksanakan Supervisi dan Monitoring Guru MIN 7 Asahan

PENGAWAS MADRASAH MELAKSANANKAN SUPERVISI

Pertahanan (Humas)- Untuk Meningkatkan kedisiplinan dan kelengkapan administrasi guru, Pengawas Madrasah Sri Dewi Susanti, S.Pd.I mengadakan supervisi dan monitoring guru di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 7 Asahan, Rabu (06/07/25).

Dalam arahan Sri Dewi Susanti mengatakan bahwa tujuan diadakannya supervisi administrasi mengajar dalam rangka untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar di dalam kelas, dan salah satunya untuk meningkatkan mutu pendidikan madrasah.

“Kedatangan saya ke MIN 7 Asahan ini untuk melakukan pemeriksaan kelengkapan administrasi mengajar bagi guru PNS ataupun non PNS yang sudah sertifikasi,”kata Sri Dewi Susanti.

Dihadapan seluruh guru, Sri Dewi Susanti menjelaskan kelengkapan administrasi guru yang perlu dipersiapkan kalender pendidikan, buku notulen guru, buku catatan terhadap siswa atau siswa bermasalah, daftar buku pegangan guru. Program pengajaran meliputi Modul ajar, program semester, program tahun, capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran dan jurnal guru. Setiap pendidik wajib memiliki perangkat pembelajaran yang update dan inovasi seperti pada tahun ini pendidik wajib menggunakan kurikulum berbasis cinta. Kurikulum Berbasis Cinta di madrasah adalah konsep pendidikan yang menekankan pengembangan karakter, pembelajaran berbasis pengalaman, serta perhatian yang mendalam terhadap aspek sosial dan emosional peserta didik. Kurikulum ini di rancang untuk membentuk generasi yang humanis, nasionalis, naturalis, serta menjunjung tinggi nilai toleransi dan cinta.

Sri Dewi Susanti juga memberikan sebuah contoh kepada guru MIN 7 Asahan bagaimana cara memasukan kurikulum berbasis cinta ke setiap mata pelajaran seperti “menyatukan IPAS dan nilai-nilai cinta, melalui kurikulum berbasis cinta di Madrasah, IPAS diajarkan bukan sekedar kumpulan teori dan rumus melainkan sebagai jalan menuju kebijaksanaan, rasa ingin tahu, dan kasih sayang terhadap seluruh ciptaan Allah. Kurikulum ini menghubungkan pengetahuan ilmiah dengan nilai-nilai spritual, kemanusian, serta manfaat bagi lingkungan sekitar”. ujar Sri Dewi Susanti “Para siswa yang berkualitas hanya akan diraih jika gurunya juga berkualitas. Kualitas guru bisa terwujud jika kompetensinya juga dimiliki oleh guru, salah satunya meningkatkan mutu pendidikan MIN 7 Asahan.”tambahnya

Setelah selesai supervisi administrasi perangkat pembelajaran guru dinyatakan sudah lengkap dan selesai diperiksa dan ditanda tangani pengawas madrasah.(ms)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 10 October 2024
Lihat Semua Post