Siswa Kelas VI MIN 7 Asahan Ikuti Tes Kemampuan Akademik dengan Penuh Semangat
MIN 7 Asahan
Loading...
Pertahanan
(Humas)- Untuk Meningkatkan kedisiplinan dan kelengkapan administrasi guru,
Pengawas Madrasah Sri Dewi Susanti, S.Pd.I mengadakan supervisi dan monitoring
guru di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 7 Asahan, Rabu (06/07/25).
Dalam arahan
Sri Dewi Susanti mengatakan bahwa tujuan diadakannya supervisi administrasi
mengajar dalam rangka untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar di dalam
kelas, dan salah satunya untuk meningkatkan mutu pendidikan madrasah.
“Kedatangan
saya ke MIN 7 Asahan ini untuk melakukan pemeriksaan kelengkapan administrasi mengajar
bagi guru PNS ataupun non PNS yang sudah sertifikasi,”kata Sri Dewi Susanti.
Dihadapan
seluruh guru, Sri Dewi Susanti menjelaskan kelengkapan administrasi guru yang
perlu dipersiapkan kalender pendidikan, buku notulen guru, buku catatan
terhadap siswa atau siswa bermasalah, daftar buku pegangan guru. Program
pengajaran meliputi Modul ajar, program semester, program tahun, capaian
pembelajaran, tujuan pembelajaran dan jurnal guru. Setiap
pendidik wajib memiliki perangkat pembelajaran yang update dan inovasi seperti
pada tahun ini pendidik wajib menggunakan kurikulum berbasis cinta. Kurikulum
Berbasis Cinta di madrasah adalah konsep pendidikan yang menekankan
pengembangan karakter, pembelajaran berbasis pengalaman, serta perhatian yang
mendalam terhadap aspek sosial dan emosional peserta didik. Kurikulum ini di
rancang untuk membentuk generasi yang humanis, nasionalis, naturalis, serta
menjunjung tinggi nilai toleransi dan cinta.
Sri Dewi
Susanti juga memberikan sebuah contoh kepada guru MIN 7 Asahan bagaimana cara
memasukan kurikulum berbasis cinta ke setiap mata pelajaran seperti “menyatukan
IPAS dan nilai-nilai cinta, melalui kurikulum berbasis cinta di Madrasah, IPAS
diajarkan bukan sekedar kumpulan teori dan rumus melainkan sebagai jalan menuju
kebijaksanaan, rasa ingin tahu, dan kasih sayang terhadap seluruh ciptaan
Allah. Kurikulum ini menghubungkan pengetahuan ilmiah dengan nilai-nilai
spritual, kemanusian, serta manfaat bagi lingkungan sekitar”. ujar Sri Dewi
Susanti “Para siswa yang berkualitas hanya akan diraih jika gurunya juga
berkualitas. Kualitas guru bisa terwujud jika kompetensinya juga dimiliki oleh
guru, salah satunya meningkatkan mutu pendidikan MIN 7 Asahan.”tambahnya
Setelah selesai
supervisi administrasi perangkat pembelajaran guru dinyatakan sudah lengkap dan
selesai diperiksa dan ditanda tangani pengawas madrasah.(ms)
MIN 7 Asahan
MIN 7 ASAHAN
MIN 7 Asahan