Loading...

  • Kamis, 23 April 2026

Pelaksanaan Gladi Bersih ANBK di MIN 1 Asahan Berlangsung Selama Dua Hari

Siswa sedang mengerjakan soal ANBK

Simpang Empat (Humas) - Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Asahan melaksanakan gladi bersih Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) pada Senin, 14 Oktober 2024. Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, yaitu mulai 14 hingga 15 Oktober 2024. Pelaksanaan gladi bersih ini diikuti oleh 30 siswa yang terbagi ke dalam tiga sesi setiap harinya.

Bertindak sebagai Proktor dalam pelaksanaan ANBK di MIN 1 Asahan adalah Muhammad Fadhli Panjaitan. Ia didampingi oleh seorang teknisi, Syafriyal, S.Pd, serta seorang pengawas, Saskia Febrianti, yang bertugas memastikan kelancaran jalannya asesmen. Gladi bersih ini dilaksanakan sebagai persiapan agar para siswa dan pihak sekolah terbiasa dengan sistem ANBK yang sepenuhnya berbasis komputer.

ANBK sendiri adalah program penilaian nasional yang dirancang oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang dilakukan setiap tahun. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi kualitas pendidikan di Indonesia melalui asesmen yang mencakup kemampuan literasi, numerasi, serta survei karakter dan lingkungan belajar. Pelaksanaan ANBK ini berbeda dari Ujian Nasional (UN) yang sebelumnya lebih menitikberatkan pada hasil ujian akademik.

Di MIN 1 Asahan, pelaksanaan gladi bersih ANBK dimulai setiap hari pada pukul 07.30 WIB hingga pukul 15.30 WIB. Setiap sesi diikuti oleh 10 siswa, yang dibagi dalam tiga sesi per hari. Jadwal ini diatur agar setiap siswa mendapatkan waktu yang cukup untuk mengerjakan soal-soal ANBK dengan baik tanpa tergesa-gesa.

Proktor Muhammad Fadhli Panjaitan menjelaskan bahwa gladi bersih ini penting sebagai uji coba sistem, baik dari segi perangkat komputer maupun jaringan internet. “Kami ingin memastikan bahwa saat pelaksanaan ANBK yang sesungguhnya nanti, tidak ada kendala teknis yang mengganggu jalannya asesmen,” ungkap Fadhli.

Sementara itu, teknisi Syafriyal, S.Pd, yang bertugas menangani aspek teknis, memastikan semua komputer yang digunakan berfungsi dengan baik. Ia juga bertanggung jawab dalam pemeliharaan jaringan internet yang stabil agar siswa bisa menyelesaikan asesmen tanpa hambatan.

Pengawas, Saskia Febrianti, menambahkan bahwa gladi bersih ini juga bermanfaat bagi siswa untuk beradaptasi dengan format ujian berbasis komputer. “Banyak dari siswa yang baru pertama kali mengikuti asesmen berbasis komputer, sehingga gladi bersih ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk lebih memahami alur dan tata cara pengerjaan soal,” ujarnya.

Dengan persiapan yang matang, pihak sekolah berharap pelaksanaan ANBK yang sebenarnya akan berjalan lancar dan siswa dapat menunjukkan hasil terbaik mereka. Asesmen ini tidak hanya menjadi evaluasi bagi siswa, tetapi juga menjadi gambaran kualitas pendidikan di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 06 May 2024
Lihat Semua Post