Kisaran (Humas) — Dipenghujung bulan Sya'ban keluarga besar MTsN 1 Asahan gelar Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW dan penyambutan bulan suci Ramadhan 1446 H. Acara diselenggarakan pada hari Jum'at (21/02) bertempat di halaman Madrasah dari pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Tamu undangan yang hadir antara lain Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan yang diwakili oleh Kasi Penmad Dr. Hj. Srie Muchlis, S.Sos, M.I.Kom, Kepala Desa Rawang Lama, ketua Komite Madrasah, Kepala MIN 2 Asahan, Kepala MIS Muhammadiyah Rawang dan seluruh pendidik tenaga Kependidikan, juga seluruh peserta didik madrasah.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan sari tilawah, dilanjutkan penampilan grup Sholawat dan Hadroh, penampilan hafidz dan hafidzoh juz 30,. Kemudian kata sambutan oleh Ketua panitia Anwar Shaleh Pulungan, S.Pd.I, Kepala Madrasah, Komite madrasah, dan bimbingan arahan oleh Kasi Penmad yang mewakili Kakan Kemenag. Selanjutnya tausyiah yang mengangkat tema "dengan peringatan Isra Mi'raj dan penyambutan bulan suci Ramadhan kita tingkatkan akhlak dan ibadah generasi digital" oleh al-Ustazd Alfi Syahri Mrp, MH.I.
Usai tausiah dan ditutup dengan do'a, seluruh keluarga besar Madrasah dan undangan makan bersama saling bertukar bontot yang dibawa masing-masing oleh guru maupun peserta didik dari rumahnya. Acara makan bersama ini sebagai bentuk melestarikan budaya "punggahan" setiap menyambut bulan suci Ramadan meskipun masih beberapa hari lagi.
Kepala Madrasah, Abdul Kadir Sinaga, S.Pd.I dalam sambutannya mengingatkan kepada peserta didik bahwa pada momentum Isro' mikroj ini kita dapat meningkatkan akhlakul karimah dan ibadah kita. “Anak-anak semua, dengan memperingati Isro' Mikroj, kami berharap anak-anak untuk selalu memantapkan kualitas pelaksanaan shalat, menjaga dan meningkatkan belajar dan prestasinya demi menatap masa depan yang lebih cerah.” tegas Kamad.
Selanjutnya dalam bimbingan arahan, Kasi Penmad Hj. Srie Muchlis menyampaikan; “bahwa peringatan Isra Mi'raj ini intinya adalah ibadah shalat . Hal ini sejalan dengan program pemerintah tentang tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat yaitu ; Bangun pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan sehat dan bergizi, Gemar belajar, Bermasyarakat, Tidur cepat. Untuk itu kepada anak-anak semua, ibu tekankan agar shalat jangan pernah ditinggalkan, sembari belajar yang sungguh-sungguh dan tekun lebih-lebih kita sudah hampir memasuki kegiatan asesmen Madrasah khususnya yang kelas 9. Sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan, berdasarkan SKB 3 menteri tentang libur bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri, semua sekolah maupun madrasah akan berdasarkan peraturan tersebut. Berdasarkan SKB tersebut libur awal puasa dari tanggal 27 Februari sampai 5 Maret, sedangkan Libur Idul Fitri dari tanggal 26 Maret hingga 8 April 2025. Selain waktu tersebut di sekolah dan Madrasah tetap melaksanakan kegiatan pembelajaran yang teknisnya nanti akan ada surat edaran pemerintah. Jadi meskipun liburan di bulan puasa dan Idul Fitri, belajar harus tetap apalagi Ibadah harus semakin ditingkatkan", tutup Sri Mukchlis.
Sementara itu pada tausyiahnya, al-Ustazd Alfi Syahri Mrp, menjelaskan tentang perjalanan Isra' M'iraj, bahwa Nabi Muhammad Saw membawa oleh shalat. "Maka jangan sekali-kali kita menganggap remeh sampai meninggalkan shalat. Peristiwa Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW adalah tonggak sejarah perintah Shalat. Peristiwa besar itu tidak hanya sebatas seremonial saja, namun harus dipahami sebagai refleksi pentingnya meningkatkan kualitas shalat lima waktu dalam kehidupan kita sehari-hari.” Ucap beliau diawal pengantarnya. "Kemudian di bulan Ramadhan yang sudah diambang pintu ini setidak-tidaknya ada tiga hal yang perlu kita persiapkan yaitu; ilmu, iman, dan rasa gembira tatkala menyambut datangnya bulan Ramadan ini. Lebih lanjut pesan terpenting yang disampaikan al-Ustazd Alfi Syahri Mrp, adalah agar siswa MTsN 1 Asahan tidak berpisah dengan Alquran, di mana pun berada. “anak-anak, kami berharap kalian tetap bersama Alquran. Karena kemuliaan seseorang akan terangkat derajatnya, dan menentukan kualitas seseorang adalah dengan mempelajari al-Qur'an” tegasnya. (Jm)