MIN 9 Asahan Sediakan Becak Sepeda Motor untuk Antar-Jemput Siswa Pesisir
Pematang Sei Baru (Humas). MIN 9 Asahan kembali
menunjukkan komitmennya dalam mendukung akses pendidikan bagi seluruh
siswa, terutama mereka yang tinggal di wilayah pesisir Pantai Laut
Tanjung Balai. Madrasah tersebut kini resmi memiliki satu unit kendaraan
becak sepeda motor yang difungsikan sebagai sarana antar-jemput siswa
yang selama ini terkendala transportasi. Banyak orang tua yang tidak
mampu mengantar anak ke sekolah akibat kondisi jalan yang jauh, rusak,
serta sering terendam banjir atau pasang air laut.
Kendaraan
ini dibeli berkat infak dari seorang Hamba Allah yang tidak ingin
disebutkan namanya. Bantuan tersebut menjadi angin segar bagi para siswa
yang sebelumnya harus menempuh perjalanan yang sulit demi bisa
mengikuti proses belajar. Para orang tua menyampaikan rasa syukur karena
kendaraan ini sangat membantu, sekaligus mengurangi kekhawatiran mereka
terhadap keselamatan anak-anak saat berangkat maupun pulang sekolah.
Kepala
MIN 9 Asahan, Syahrial, S.Pd.I, memberikan apresiasi yang mendalam atas
kepedulian donatur tersebut. Ia menyampaikan bahwa keberadaan becak
motor ini menjadi bukti bahwa pendidikan membutuhkan dukungan semua
pihak. “Kami sangat berterima kasih. Ini bukan sekadar kendaraan,
tetapi jembatan harapan agar anak-anak tetap dapat menimba ilmu meski
kondisi geografis mereka sulit,” ujarnya.
Tidak
hanya kepala madrasah, salah satu guru MIN 9 Asahan, Alimuddin, S.Pd.I,
juga menyampaikan pendapat positifnya. Menurutnya, kehadiran fasilitas
ini akan sangat berdampak pada kedisiplinan dan semangat siswa untuk
hadir tepat waktu. “Kami melihat sendiri bagaimana anak-anak begitu
bersungguh-sungguh ingin bersekolah demi masa depan yang lebih baik.
Bantuan ini benar-benar meringankan beban mereka,” jelasnya.
Dengan
adanya layanan antar-jemput ini, MIN 9 Asahan berharap bisa terus
mendukung pendidikan anak-anak pesisir agar tetap bersemangat menuntut
ilmu dan tumbuh menjadi generasi yang berakhlakul karimah. Madrasah juga
terus membuka ruang bagi masyarakat yang ingin turut berkontribusi
dalam program kemanusiaan dan pendidikan di wilayah tersebut. Semoga
bantuan ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir bagi sang donatur.
(fa)