Pembelajaran Dongeng Kancil dan Buaya Latih Imajinasi Siswa 1A MIN 10 Asahan
Kisaran (Humas) Kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas 1A MIN 10 Asahan berlangsung menarik, aktif, dan penuh antusiasme. Dengan me...
Loading...
Kisaran (Humas) Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 10 Asahan kembali menunjukkan komitmennya terhadap lingkungan dengan melaksanakan program Adiwiyata yang berfokus pada kebersihan dan pelestarian alam. Kegiatan ini melibatkan seluruh peserta didik dan pendidik, dipimpin oleh Bapak Muhammad Rizki, S.Pd., dan berjalan dengan lancar serta penuh semangat Sabtu (26/04/2025)
Pada hari yang cerah, seluruh siswa dan guru berkumpul di lingkungan madrasah untuk memulai rangkaian kegiatan bersih-bersih yang bertujuan tidak hanya untuk menjaga kebersihan tetapi juga untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman dan mendukung pertumbuhan karakter peduli lingkungan. Dengan antusiasme yang tinggi, peserta didik terlibat dalam berbagai aktivitas bermanfaat.
Salah satu kegiatan yang menjadi sorotan adalah penanaman tanaman gantung di area sekitar madrasah. Kegiatan ini tidak hanya mempercantik tampilan lingkungan, tetapi juga memberikan edukasi kepada siswa tentang pentingnya penghijauan. Selain itu, para siswa juga dilibatkan dalam proses penyuburan green house madrasah, tempat di mana mereka belajar cara menanam dan merawat tanaman dengan benar.
Tak hanya berhenti di situ, kegiatan menanam pohon pun dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap pelestarian alam. Setiap siswa diberikan kesempatan untuk menanam pohon di lokasi yang telah ditentukan, dengan harapan pohon-pohon tersebut akan tumbuh subur dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Dalam kegiatan ini, siswa belajar tentang ekosistem dan pentingnya keberadaan pepohonan bagi kehidupan.
Selain menanam, upaya pembersihan juga menjadi fokus utama kegiatan ini. Tim gabungan peserta didik dan guru membersihkan aliran air yang ada di lingkungan madrasah. Dengan semangat gotong royong, mereka bekerja sama untuk mengangkat sampah dan menjaga agar saluran air tetap bersih, sehingga mendukung kesehatan lingkungan madrasah.
Sebagai sentuhan akhir, peserta didik juga diajarkan cara membuat pupuk kompos dari sisa-sisa makanan dan bahan organik lainnya. Kegiatan ini bukan hanya bermanfaat untuk kesuburan tanaman, tetapi juga menanamkan nilai pentingnya pengelolaan limbah dengan cara yang ramah lingkungan.
Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 10 Asahan, Sartiji S.Pd.I,.MM., mengungkapkan rasa bangganya terhadap partisipasi aktif seluruh siswa dan pendidik. "Kegiatan ini merupakan contoh nyata bahwa pendidikan lingkungan harus dimulai dari tingkat pendidikan dasar. Kami berharap melalui program Adiwiyata ini, siswa dapat menumbuhkan kesadaran untuk mencintai dan menjaga lingkungan," ujarnya.
Dengan berakhirnya kegiatan bersih-bersih dan penanaman, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 10 Asahan, menunjukkan bahwa kolaborasi antara peserta didik dan pendidik dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan. Harapannya, inisiatif ini tidak hanya berdampak dalam jangka pendek, tetapi juga membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan di masa depan.
Kegiatan seperti ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa pendidikan tidak hanya tentang akademis, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan kesadaran akan tanggung jawab sosial. Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 10 Asahan siap berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, serta menjadi contoh bagi madrasah lainnya di sekitar.(na)
Kisaran (Humas) Kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas 1A MIN 10 Asahan berlangsung menarik, aktif, dan penuh antusiasme. Dengan me...
Kisaran (Humas) Suasana belajar yang penuh semangat dan keceriaan tampak di kelas 2A MIN 10 Asahan. Di bawah bimbingan wali kelas Syuhada, S...
Kisaran (Humas) Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa MIN 10 Asahan. Irsyad, siswa kelas 2A, berhasil meraih juara 3 dalam aja...