Pembelajaran Dongeng Kancil dan Buaya Latih Imajinasi Siswa 1A MIN 10 Asahan
Kisaran (Humas) Kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas 1A MIN 10 Asahan berlangsung menarik, aktif, dan penuh antusiasme. Dengan me...
Loading...
Kisaran (Humas) Kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas 1A MIN 10 Asahan berlangsung menarik, aktif, dan penuh antusiasme. Dengan mengangkat tema dongeng Nusantara “Kancil dan Buaya”, siswa diajak belajar melalui model Cooperative Learning yang dipadukan dengan metode Picture and Picture serta Round Table. Suasana kelas tampak hidup karena siswa terlibat langsung dalam setiap tahapan kegiatan pembelajaran. Sabtu (25/04/2026)
Pada awal pembelajaran, guru memperkenalkan cerita “Kancil dan Buaya” melalui media gambar yang tersusun pada kartu dongeng. Siswa diminta untuk mengamati gambar secara seksama, kemudian mendengarkan penjelasan alur cerita dari guru. Kegiatan menyimak ini menjadi dasar bagi siswa untuk memahami isi dongeng sebelum mereka mulai menceritakan kembali dengan bahasa mereka sendiri.
Selanjutnya, melalui metode Picture and Picture, siswa diminta mengurutkan gambar sesuai alur cerita yang benar. Kegiatan ini melatih kemampuan berpikir logis sekaligus membantu siswa menghubungkan antara gambar dan cerita. Setelah itu, pembelajaran dilanjutkan dengan metode Round Table, di mana siswa secara bergiliran menyambung cerita berdasarkan gambar yang telah disusun. Setiap siswa memiliki peran dan tanggung jawab untuk melanjutkan bagian cerita dengan baik.
Dalam proses ini, siswa dilatih untuk mampu menceritakan kembali dongeng “Kancil dan Buaya”, bekerja sama dalam kelompok, serta menghargai giliran teman. Selain itu, siswa juga belajar menyebutkan tokoh-tokoh yang ada dalam cerita dan memahami pesan moral yang terkandung di dalamnya, seperti pentingnya kecerdikan, kerja sama, dan sikap tidak mudah tertipu.
Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa, khususnya menyimak dan berbicara, tetapi juga mengembangkan daya imajinasi siswa. Dengan bantuan kartu gambar, siswa menjadi lebih mudah menuangkan ide dan berani mengungkapkan pendapat. Rasa tanggung jawab pun tumbuh karena setiap siswa harus menyelesaikan bagian cerita yang menjadi tugasnya.
Antusiasme siswa terlihat dari keaktifan mereka saat berdiskusi, menyusun gambar, hingga saat tampil menceritakan kembali dongeng di depan teman-temannya. Suasana pembelajaran yang menyenangkan membuat siswa lebih percaya diri dan tidak ragu untuk berpartisipasi.
Pembelajaran ini dipandu oleh wali kelas 1A, Ibu Juliana Simatupang, S.Pd, di bawah kepemimpinan Kepala Madrasah, Bapak Sartiji, S.Pd.I., M.M. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami materi pelajaran, tetapi juga mampu mengembangkan karakter kerja sama, tanggung jawab, serta kreativitas dalam belajar.(na)
Kisaran (Humas) Kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas 1A MIN 10 Asahan berlangsung menarik, aktif, dan penuh antusiasme. Dengan me...
Kisaran (Humas) Suasana belajar yang penuh semangat dan keceriaan tampak di kelas 2A MIN 10 Asahan. Di bawah bimbingan wali kelas Syuhada, S...
Kisaran (Humas) Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa MIN 10 Asahan. Irsyad, siswa kelas 2A, berhasil meraih juara 3 dalam aja...