Loading...

  • Kamis, 23 April 2026

Kunjungan Monitoring dan Evaluasi Barang Milik Negara di MIN 1 Asahan

Kepala MIN 1 Asahan bersama rombongan dari Kantor Kemenag Asahan

Simpang Empat (Humas) - Pada Rabu (16/10/2024), MIN 1 Asahan menerima kunjungan rombongan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan dalam rangka kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) Barang Milik Negara (BMN). Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, di antaranya Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Dr. Hj. Sri Muchlis, S. Sos, M.I.Kom, Bendahara Raudhatul Ismah Tumanggor, Analis BMN Syahrizal, SE, serta dua Staf Penmad, Muri Hamdani dan Nur 'Afifah Imran. Rombongan tiba di MIN 1 Asahan sekitar pukul 09.00 WIB dan melaksanakan kegiatan hingga menjelang siang.

Barang Milik Negara (BMN) merupakan aset yang dimiliki oleh negara dan digunakan oleh instansi pemerintah, termasuk madrasah, untuk mendukung operasional pendidikan. BMN ini mencakup berbagai sarana dan prasarana, seperti gedung, peralatan, dan perangkat lainnya yang diharapkan dapat menunjang kelancaran proses belajar mengajar. Pengelolaan BMN yang tepat sangat penting untuk menjaga agar fasilitas yang ada dapat berfungsi dengan baik dan optimal.

Tujuan utama dari kegiatan monitoring dan evaluasi ini adalah untuk memastikan keakuratan dokumen serta kondisi fisik BMN yang dimiliki oleh MIN 1 Asahan. Tim monev melakukan pemeriksaan secara rinci terhadap aset yang ada, baik yang masih dalam kondisi layak pakai maupun yang telah mengalami kerusakan. Barang-barang yang rusak dan tidak lagi dapat digunakan nantinya akan dihapuskan dari daftar aset BMN, sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Selama kunjungan, rombongan pejabat Kementerian Agama Kabupaten Asahan berkeliling ke berbagai ruangan di madrasah. Mereka didampingi oleh staf Tata Usaha MIN 1 Asahan untuk memeriksa satu per satu aset yang ada, seperti meja, kursi, komputer, dan peralatan lainnya. Pengecekan dilakukan secara cermat untuk memastikan semua barang yang tercatat di dalam dokumen sesuai dengan kondisi aktual di lapangan.

Kepala MIN 1 Asahan Erma Suryana, S.Pd, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan BMN. Ia menyampaikan bahwa pengelolaan yang baik tidak hanya memastikan aset negara tetap terjaga, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kualitas pelayanan pendidikan di madrasah. "Kegiatan ini penting untuk menjamin bahwa fasilitas yang ada di madrasah kita benar-benar mendukung kegiatan belajar mengajar yang efektif," ujarnya.

Setelah melakukan pengecekan di berbagai lokasi, rombongan meninggalkan MIN 1 Asahan menjelang tengah hari. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi pihak madrasah dalam merencanakan perbaikan sarana dan prasarana ke depannya, serta memastikan aset-aset yang dikelola tetap dalam kondisi baik dan dapat digunakan dengan optimal.(sy) 

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 06 May 2024
Lihat Semua Post