Enam Siswa MIN 10 Asahan Siap Jadi Perwakilan OBA Kabupaten Asahan 2026, Kamad Berikan Apresiasi
Kisaran (Humas) Kebanggaan besar dirasakan keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 10 Asahan setelah enam peserta didiknya resmi din...
Loading...
Kisaran (Humas). Kegiatan pembelajaran inovatif kembali dilaksanakan di kelas VI C MIN 10 Asahan di bawah bimbingan wali kelas, Risnawati Rambe, S.Pd. Dalam rangka meningkatkan kreativitas serta kemampuan berpikir kritis siswa, dilaksanakan sebuah praproyek bertajuk “Berkreasi Membuat Iklan Media Elektronik” yang mengusung model pembelajaran Deep Learning melalui pendekatan Role Playing. Rabu (08/04/2026)
Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, tidak hanya sekadar memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata. Melalui metode pembelajaran diskusi, penugasan menulis, dan bermain peran, siswa diajak untuk terlibat aktif dalam setiap tahapan proses pembelajaran.
Pada tahap awal, siswa mengikuti sesi diskusi kelompok untuk memahami konsep dasar iklan media elektronik, mulai dari tujuan, unsur-unsur penting, hingga teknik penyampaian pesan yang menarik. Dalam suasana yang interaktif, siswa saling bertukar ide dan pendapat, sehingga tercipta lingkungan belajar yang dinamis dan kolaboratif.
Selanjutnya, siswa diberikan tugas menulis naskah iklan. Mereka ditantang untuk menuangkan ide kreatif dalam bentuk tulisan yang komunikatif dan persuasif. Berbagai tema menarik pun muncul, mulai dari iklan layanan masyarakat hingga promosi produk sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.
Puncak kegiatan ini adalah sesi role playing, di mana siswa memerankan naskah iklan yang telah mereka buat. Dengan penuh semangat, siswa tampil percaya diri di depan kelas, memerankan berbagai peran seperti pembawa acara, aktor iklan, hingga narator. Penampilan mereka tidak hanya menghibur, tetapi juga menunjukkan pemahaman mendalam terhadap materi yang telah dipelajari.
Wali kelas VI C, Risnawati Rambe, S.Pd, mengungkapkan bahwa model pembelajaran ini sangat efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa. “Melalui pendekatan Deep Learning dan Role Playing, siswa menjadi lebih aktif, kreatif, dan berani mengekspresikan diri. Mereka tidak hanya belajar, tetapi juga mengalami langsung prosesnya,” ujarnya.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Kepala Madrasah, Sartiji, S.Pd.I., M.M. Beliau menyampaikan bahwa inovasi pembelajaran seperti ini sangat penting untuk membekali siswa. “Kami sangat mendukung kegiatan pembelajaran yang mendorong kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi siswa. Ini merupakan langkah nyata dalam menciptakan generasi yang unggul dan adaptif,” tuturnya.
Dengan adanya praproyek ini, diharapkan siswa kelas VI C MIN 10 Asahan tidak hanya mampu memahami materi pembelajaran secara mendalam, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran yang kreatif dan inovatif mampu menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna.(na)
Kisaran (Humas) Kebanggaan besar dirasakan keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 10 Asahan setelah enam peserta didiknya resmi din...
Kisaran (Humas) Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di Kelas 3A kini tampil lebih menarik dan interaktif melalui penerapan...
Kisaran (Humas) Suasana belajar yang menyenangkan dan penuh antusias tampak di kelas IVB MIN 10 Asahan saat pelajaran Bahasa Indonesia berla...