Loading...

  • Kamis, 23 April 2026

Kepala Dan Dewan Guru MIN 10 Asahan Mengikuti Pelatihan Deep Learning Tingkat MI

Kamad min 10 Asahan membuka acara deep learning

Kisaran (Humas) Komitmen untuk meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan madrasah kembali ditunjukkan melalui penyelenggaraan Pelatihan Deep Learning Diserse, sebuah program penguatan kompetensi berbasis teknologi yang dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan pada Jumat (5/11/2025). Kegiatan ini diikuti oleh Kepala MIN 10 Asahan, Sartiji S.Pd.I., M.M., dan diikuti oleh seluruh kepala madrasah binaan Pengawas Madrasah, Rusmiani M.Pd.

Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan suasana antusias dari seluruh peserta pelatihan. Seluruh kepala madrasah dan guru tampak hadir tepat waktu dan menunjukkan semangat tinggi untuk mengikuti materi yang berfokus pada pemanfaatan teknologi, khususnya konsep Deep Learning yang kini menjadi salah satu bagian penting dalam transformasi digital dunia pendidikan.

Sartiji menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam menyongsong era pendidikan berbasis data dan teknologi. Menurutnya, pemahaman kepala madrasah terhadap perkembangan teknologi sangat penting, bukan hanya untuk pengembangan diri, tetapi juga untuk kemajuan madrasah yang mereka pimpin.

“Pelatihan Deep Learning Diserse ini kami harapkan dapat membuka wawasan baru bagi para kepala madrasah tentang bagaimana teknologi dapat digunakan dalam pengelolaan data, analisis pembelajaran, hingga pengambilan keputusan yang lebih tepat. Kita tidak boleh tertinggal dalam arus digitalisasi, karena madrasah hari ini harus mampu bersaing dan beradaptasi dengan cepat,” ujar Sartiji dalam sambutan pembukaan.

Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antara kepala madrasah, pengawas, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk menciptakan inovasi yang berkelanjutan. Menurut Sartiji, keberhasilan implementasi teknologi di madrasah tidak hanya ditentukan oleh sarana yang dimiliki, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia dalam memanfaatkannya.

Pengawas Madrasah, Rusmiani M.Pd., dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti program penguatan kompetensi ini. Ia berharap pelatihan ini mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan kualitas manajemen madrasah.

“Pelatihan ini menjadi momentum penting bagi kita semua untuk memperluas wawasan tentang teknologi dan bagaimana teknologi itu bisa kita adaptasikan pada lingkungan madrasah. Saya berharap para kepala madrasah dapat mengimplementasikan hasil pelatihan ini dalam pengelolaan pembelajaran, administrasi, maupun peningkatan mutu secara menyeluruh,” ucap Rusmiani.

Kegiatan pelatihan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh pengawas madrasah Rusmiani M.Pd yang membahas berbagai topik, mulai dari pengenalan konsep Deep Learning, pemanfaatan algoritma untuk analisis data madrasah, hingga simulasi penggunaan perangkat berbasis kecerdasan buatan dalam mendukung proses pendidikan. Peserta tampak sangat aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab, menunjukkan besarnya minat mereka pada materi yang disampaikan.

Pelatihan Deep Learning Diserse ini direncanakan berlangsung selama satu hari penuh dengan rangkaian materi yang terstruktur dan aplikatif. Pada akhir kegiatan, peserta diharapkan mampu mengidentifikasi potensi pemanfaatan teknologi dalam tata kelola madrasah serta mengembangkan inovasi digital sesuai kebutuhan masing-masing lembaga.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, MIN 10 Asahan bersama Kemenag Kabupaten Asahan semakin menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi digital di lingkungan madrasah. Diharapkan, seluruh kepala madrasah peserta pelatihan dapat menjadi agen perubahan yang membawa madrasah menuju era yang lebih modern, profesional, dan berdaya saing tinggi.(na)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 18 May 2024
Lihat Semua Post