Kakankemenag Asahan Terima Audiensi FKDT, Bahas Persiapan Porsadin ke-7
Audiensi
Loading...
Kisaran (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, MA., menerima audiensi dari pengurus Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Asahan di ruang kerja Kakankemenag, Rabu (09/09/26). Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut membahas persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) ke-7 tingkat kabupaten. Audiensi ini menjadi bentuk sinergi antara Kementerian Agama dan FKDT dalam memperkuat pendidikan keagamaan di wilayah Asahan.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua FKDT Asahan, Syafaruddin, menyampaikan kesiapan serta detail rencana pelaksanaan ajang bergengsi tersebut. Beliau menjelaskan bahwa ada 19 Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) yang dipastikan ikut serta dalam Porsadin ke-7 ini. Jumlah tersebut terpilih dari total 100 MDTA yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Asahan. Partisipasi para santri diharapkan dapat meningkatkan semangat kompetisi yang sehat antar-madrasah.
Syafaruddin juga memaparkan bahwa perhelatan Porsadin tahun ini akan mempertandingkan sebanyak 14 cabang lomba. Rangkaian kompetisi tersebut terdiri dari tiga cabang olahraga dan selebihnya merupakan cabang perlombaan keagamaan. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk mengasah bakat serta minat para santri di bidang akademik maupun non-akademik. Gelaran Porsadin ke-7 ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 12 dan 13 September 2026.
Menanggapi pemaparan tersebut, Kakankemenag Asahan yang didampingi Kasi PD. Pontren H. Umar, M.Pd., memberikan bimbingan dan arahan penting bagi seluruh jajaran pengurus. Beliau menegaskan bahwa event seperti Porsadin bukan sekadar untuk mengangkat derajat MDTA semata, melainkan untuk mengangkat derajat FKDT itu sendiri. Menurutnya, hal itulah yang menjadi alasan utama dibentuknya wadah FKDT sebagai ruang berhimpun dan berjuang bersama. Oleh karena itu, seluruh pengurus diimbau untuk menjaga soliditas dan marwah organisasi.
Lebih lanjut, Kakankemenag meminta agar seluruh persiapan kegiatan Porsadin dilakukan secara matang dan terencana. Aspek-aspek teknis seperti penentuan tempat, jadwal perlombaan, hingga alur acara harus dipikirkan secara detail. Hal ini bertujuan agar kegiatan Porsadin tidak hanya ramai, tetapi juga terlihat berkualitas dan profesional. Selain itu, potensi-potensi yang ada di sekitar lokasi acara nantinya harus dimanfaatkan secara optimal.
Abdul Manan juga menekankan pentingnya mencapai kesuksesan yang menyeluruh dalam penyelenggaraan event ini. Kesuksesan tidak hanya diukur dari lancarnya pembukaan atau banyaknya pemenang perlombaan semata. Kesuksesan ajang ini harus mencakup empat aspek utama, yaitu sukses acara, sukses perlombaan, sukses kegiatan, dan sukses dalam pelaporan. Akuntabilitas dan transparansi dalam laporan pertanggungjawaban tetap menjadi prioritas utama.
Mengakhiri arahannya, Kakankemenag menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas terselenggaranya Porsadin ke-7 di Kabupaten Asahan. Beliau berharap ajang ini dapat melahirkan generasi santri yang berprestasi, berakhlak mulia, serta siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Pihak FKDT pun menyambut baik seluruh arahan tersebut dan berkomitmen untuk menjalankan acara sesuai target yang ditetapkan. Pertemuan tersebut kemudian ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah antar-pengurus.(FR)
Audiensi
Maulid Nabi