Loading...

  • Selasa, 13 Oktober 2026

Kakankemenag Asahan Buka Pelatihan Bilal Mayit di Aek Ledong, Dorong Peran Masyarakat Madani dan Religius

Fg

Asahan (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, MA., secara resmi membuka kegiatan pelatihan Bilal Mayit se-Kecamatan Aek Ledong pada hari ini, Selasa (13/10/26). Acara yang mengusung tema "Optimalisasi Peran Bilal Mayit dalam Mewujudkan Masyarakat yang Madani dan Religius" tersebut berlangsung khidmat. Seluruh rangkaian kegiatan ini dipusatkan di Aula Kantor Balai Desa Ledong Barat. Melalui agenda rutin ini, Kementerian Agama berkomitmen memperkuat pembinaan keagamaan hingga ke tingkat desa.
Dalam bimbingannya, Kakankemenag menegaskan bahwa tugas penyelenggaraan jenazah bukanlah pekerjaan yang bisa dipaksakan atau sekadar formalitas usulan. Beliau menyampaikan bahwa menjadi seorang Bilal Mayit pada hakikatnya tumbuh dari keterpanggilan jiwa serta keikhlasan hati nurani. Pengabdian mulia ini membutuhkan kesiapan mental dan rasa tanggung jawab sosial yang sangat tinggi di tengah masyarakat. Oleh karena itu, ketulusan para peserta menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas kemanusiaan tersebut.
Lebih lanjut, Abdul Manan menjelaskan pentingnya pelatihan ini sebagai sarana peningkatan kapasitas para pengurus jenazah di lingkungan pemukiman. Materi yang diberikan diharapkan dapat menjadi tambahan ilmu dan wawasan praktis bagi seluruh peserta. Pengetahuan ini sangat krusial sebagai bekal utama ketika mereka melaksanakan kewajiban fardu kifayah di tengah warga. Dengan pemahaman yang tepat, tata cara fardu kifayah dapat dilaksanakan sesuai kaidah syariat Islam.
Pada kesempatan yang sama, Kakankemenag juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak pelaksana dan pemerintah setempat. Ucapan terima kasih secara khusus ditujukan kepada Sekretaris Desa Ledong Barat dan Sekretaris Camat Aek Ledong atas penyediaan sarana dan prasarana. Fasilitas tempat serta dukungan yang diberikan dinilai sangat membantu suksesnya penyelenggaraan acara ini. Sinergi antara pemerintah daerah dan Kemenag diharapkan dapat terus terjalin secara berkelanjutan.
Beliau juga berharap kegiatan pelatihan ini tidak hanya berhenti pada pemenuhan transfer ilmu fardu kifayah semata. Lebih dari itu, momentum berkumpulnya para tokoh agama dan perangkat desa ini diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi. Hubungan ukhuwah islamiyah yang makin kokoh akan mempermudah koordinasi kegiatan keagamaan di wilayah Aek Ledong. Keharmonisan lintas elemen ini menjadi modal penting dalam membangun tatanan sosial yang harmonis.
Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Agama Asahan dan pemerintahan kecamatan setempat. Tampak hadir dalam barisan tamu undangan yaitu Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam dan Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Peny. Zawaf). Selain itu, hadir pula Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Aek Ledong beserta jajarannya. Kehadiran para pimpinan ini menegaskan komitmen penuh pemerintah dalam mendukung penguatan peran Bilal Mayit. Tampak hadir mewakili pemerintah kecamatan Sekcam Aek Ledong dan Sekdes Ledong Barat.
Acara pembukaan tersebut diakhiri dengan doa bersama dan foto pendampingan sebelum memasuki sesi materi inti pelatihan. Para peserta yang hadir tampak sangat antusias menyimak setiap poin arahan dan bimbingan yang disampaikan. Pelatihan ini diharapkan menghasilkan para Bilal Mayit yang makin terampil, percaya diri, dan profesional di wilayahnya masing-masing. Dengan demikian, pelayanan keagamaan masyarakat di Kecamatan Aek Ledong dapat berjalan semakin optimal. (FR)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 05 May 2024
Lihat Semua Post