Dari Ruang Perlombaan Tumbuh Cahaya Dakwah, Penyuluh Agama Islam Kuatkan Mental Dai Cilik
Dakwah Ramadhan Bimbingan Penyuluhan
Loading...
Kisaran (Humas) Suasana Ramadhan yang penuh keberkahan terasa begitu hidup di Aula Satya Polres Asahan pada Sabtu, 14 Maret 2026, saat lomba PILDACIL Pemilihan Da'i Cilik Piala Kapolres Asahan 2026 resmi dibuka. Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan generasi muda Islam untuk menumbuhkan keberanian berbicara, kecintaan terhadap dakwah, serta kemampuan menyampaikan pesan-pesan agama sejak usia dini. Dari panggung sederhana itu, cahaya dakwah tumbuh melalui suara-suara kecil yang membawa pesan besar tentang akhlak, ibadah, dan nilai-nilai Ramadhan.
Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani secara resmi membuka kegiatan tersebut sekaligus memberikan arahan kepada seluruh peserta dan hadirin. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pembinaan mental anak-anak melalui kegiatan keagamaan merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa. Menurutnya, keberanian anak tampil berdakwah di depan umum adalah bagian dari pendidikan karakter yang harus terus didukung oleh semua pihak, terutama dalam suasana bulan suci Ramadhan.
Ketua panitia, Azhari Munthe, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya memberi ruang kepada anak-anak untuk mengembangkan bakat dakwah, memperkuat pemahaman agama, dan membangun semangat kompetitif yang sehat. Ia berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi da'i cilik yang tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga memiliki akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Peran penting pembinaan juga tampak dari kehadiran para Penyuluh Agama Islam yang dipercaya menjadi dewan juri, yakni Raja Dedi Hermansyah, Andi Kunefi Lubis, dan Hasliza Lubis. Sebagai dewan penilai, mereka tidak hanya menilai teknik penyampaian materi, tetapi juga memberikan penguatan mental kepada peserta agar tampil percaya diri, tenang, dan mampu menyampaikan dakwah dengan bahasa yang menyentuh hati. Kehadiran penyuluh agama dalam kegiatan ini menjadi bentuk nyata dakwah Ramadhan yang menyentuh generasi muda secara langsung.
Di hadapan para peserta, para dewan juri menekankan bahwa menjadi da'i sejak kecil bukan sekadar perlombaan, tetapi latihan menanamkan keberanian menyampaikan kebenaran. Setiap anak yang berdiri di panggung sesungguhnya sedang belajar membawa amanah dakwah untuk masa depan. Dari ruang perlombaan itu, Ramadhan menghadirkan harapan baru: lahirnya generasi Qurani yang berani, santun, dan siap menjadi penerus syiar Islam di tengah masyarakat.(RH)
Dakwah Ramadhan Bimbingan Penyuluhan
Dakwah Ramadhan Peduli
Dakwah Ramadhan Bimbingan Penyuluhan