Bimas Kristen: "Sinergi Pelayanan dan Profesionalisme: Ibadah Awal Minggu serta Rapat Kerja Penyuluh Agama Kristen Kabupaten Asahan"
Mengawali pekan dengan landasan spiritual yang kuat
Loading...
Asahan (10/02/2026) — Penyelenggara Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kabupaten Asahan, Marintan Simanjuntak, S.Th., M.PdK, bersama Penyuluh Agama Kristen Joni Idris Sianipar, melaksanakan kegiatan bimbingan rohani bagi tahanan titipan yang beragama Kristen di Polres Asahan, sebagai bentuk pelayanan pastoral dan pembinaan mental spiritual.
Kegiatan bimbingan rohani ini bertujuan untuk memberikan penguatan iman, ketenangan batin, serta motivasi rohani kepada para tahanan agar tetap memiliki pengharapan dan semangat untuk menjalani proses kehidupan dengan sikap yang lebih baik dan bertanggung jawab.
Dalam pelaksanaannya, bimbingan rohani diisi dengan ibadah singkat, penyampaian firman Tuhan, doa bersama, serta penguatan nilai-nilai kekristenan yang menekankan kasih, pertobatan, dan pemulihan hidup. Para tahanan tampak mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian dan sikap terbuka.
Penyelenggara Bimas Kristen Kabupaten Asahan, Marintan Simanjuntak, menyampaikan bahwa pelayanan rohani bagi warga binaan dan tahanan merupakan bagian dari tugas Kementerian Agama dalam menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh pembinaan keagamaan, termasuk bagi mereka yang sedang menjalani proses hukum.
“Bimbingan rohani ini diharapkan dapat menjadi sarana refleksi dan pembaruan iman, sehingga para tahanan memiliki kekuatan spiritual serta harapan untuk memperbaiki diri ke depan,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Penyuluh Agama Kristen Joni Idris Sianipar menekankan pentingnya pendampingan rohani sebagai upaya membangun kesadaran moral dan spiritual, sekaligus menanamkan nilai-nilai kehidupan yang selaras dengan ajaran iman Kristen.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari pihak Polres Asahan dan para peserta bimbingan rohani, serta diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari sinergi antara Kementerian Agama dan aparat penegak hukum dalam pembinaan mental spiritual masyarakat. (DR)
Mengawali pekan dengan landasan spiritual yang kuat
Di tengah proses pemulihan fisik, kebutuhan akan penguatan spiritual menjadi bagian penting
Paskah bukan sekadar perayaan iman, melainkan momentum memperkuat persaudaraan